Bengkulu (ANTARA Bengkulu) - Harga cabai rawit pada tingkat pedagang pengecer di Kota Bengkulu, stabil Rp26.000/kg, padahal sebelum harga bahan baku sambal ini sempat melonjak Rp28.000/kg.
 
Sedangkan cabai panjang merah kriting turun tipis dari semula Rp26.000 menjadi Rp25.000/kg, dan stok bahan baku sambal ini cukup, kata seorang pedagang cabai merah di Pasar Panorama, Lingkar Timur Kota Bengkulu Mina, Rabu.

Harga cabai itu turun karena pengaruh harga dari pedagang besar di sentra produksi Rejang Lebong, sedangkan pasokan dari sentra produksi lokal lancar.

Untuk harga bawang merah dijual Rp14.000 dan bawang putih dijual Rp9.000 perkilogram.

Menurut Mina harga cabai tidak bisa menjadi pedoman baku, karena setiap hari ada perubahan dan tergantung kebutuhan terhadap stok yang ada pada pedagang, berbeda dengan dengan harga bahan pokok lainnya.

Pasokan cabai merah itu didatangkan dari daerah Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang dan kebun petani secara perorangan di Kabupaten Bengkulu Utara sampai sekarang tetap lancar.

Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bengkulu Rahman mengatakan cabai merah itu juga di pasok dari kabupaten tetangga yaitu Lintang Empat Lawang, Sumsel.(Z005)



Editor : Usmin

COPYRIGHT © ANTARA 2026