Bunga berukuran sedang tersebut, mekar tidak jauh dari pemukiman penduduk.
Warga mengetahui keberadaan bunga tersebut, setelah pihak pemerintah desa dan masyarakat melakukan gotong royong di lingkungan desa.
Salah satu warga Lubuk Lagan Zainal Abidin mengatakan bahwa, bunga langka tersebut mekar pertama kali di desa itu.
Namun, sebelumnya memang ada beberapa bunga bangkai yang tumbuh di dekat kawasan hutan tersebut.
"Ini pertama kali tumbuh di desa kami. Diketahui setelah ada kebersihan lingkungan desa," kata Z. Abidin.
Dikatakannya, warga sempat tidak yakin bahwa bunga tersebut merupakan bunga rafflesia.
Namun, setelah mengetahui, pihak pemerintah desa telah memasang pagar di dekat tumbuhnya bunga langka tersebut.
"Sekarang sudah dipagar dan terus di pantau perkembangannya," jelasnya.
Saat ini, bunga tersebut menjadi tontonan warga sekitar. Selain itu, warga juga melihat akan ada potensi tumbuh kembali. Karena masih ada akar bunga langka tersebut.
Pewarta: RianUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.