Mukomuko (Antara) - Harga daging sapi di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, sejak sepekan terakhir terus merangkak naik dari Rp95.000 kini menjadi sekitar Rp100.000 per kilogram.

"Kenaikan harga daging sapi itu terjadi karena sebentar lagi memasuki bulan puasa (Ramadhan, red)," kata Kabid Peternakan Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan, dan Kehutanan (DP3K) Kabupaten Mukomuko, Elxandi, di Mukomuko, Selasa.

Ia memastikan, harga jual daging sapi di tingkat pedagang pengecer di daerah itu akan terus naik dan puncaknya biasanya terjadi saat mendekati bulan puasa-lebaran. Dengan harga diperkirakan bisa mencapai sekitar Rp110.000 per kilogram.

Terkait kenaikan harga daging sapi tersebut, kata dia, pihaknya tidak bisa melakukan intervensi terhadap pedagang.

Menurut dia, tugas instansinya hanya memastikan kalau stok daging sapi yang dibutuhkan masyarakat menjelang dan saat lebaran di daerah itu cukup.

Elxandi menjelaskan, meskipun belum kelihatan tanda-tanda kelangkaan daging sapi di daerah itu, namun instansinya sejak Mei 2014 sudah mensurvei ketersediaan stok sapi potong milik peternak setempat sebanyak sekitar 2.200 ekor.

"Kalau stok sapi potong untuk persiapan menjelang dan saat lebaran di daerah kita cukup, bahkan berlebih," ujarnya.

Ditanya pengawasan saat pemotongan hewan ternak, kata dia, tetap berjalan melalui petugas dan dokter hewan di tiga pusat kesehatan hewan di daerah itu.

Termasuk juga, lanjutnya, juru potong hewan ternak ada tiga orang, yakni satu di Kecamatan Kota Mukomuko, seorang di Kecamatan Penarik, dan seorang lagi di Kecamatan Ipuh.  

Sedangkan lokasi untuk pemotongan hewan ternak tersebut, lanjutnya, di rumah potong hewan yang tersebar di daerah itu. ***2***



Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026