Kota Bengkulu (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu menerangkan bahwa sejumlah peralatan evakuasi kebencanaan saat ini dalam kondisi baik dan dapat digunakan jika terjadi bencana seperti banjir dan lainnya.
"Kondisi peralatan kita dalam keadaan baik, baik itu perahu, dan lainnya semua ada dan siap untuk pakai. Kalau seandainya ada hal-hal atau keadaan yang darurat alat tersebut siap digunakan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu Will Hopi di Bengkulu, Kamis.
Baca juga: Gubernur Bengkulu: Pelayanan RSUD mesti cepat ramah dan profesional
Ia menyebutkan, alat evakuasi yang dimiliki BPBD Kota Bengkulu yaitu empat unit perahu karet, empat unit perahu fiber, serta tiga unit pompa air yang semuanya berfungsi dengan baik.
Selanjutnya, BPBD Kota Bengkulu juga memiliki tiga unit genset yang siap digunakan dan 15 unit tenda yang terbagi dalam dua jenis, yaitu tenda keluarga, dan tenda posko.
Untuk kendaraan operasional, BPBD Kota Bengkulu memiliki tiga unit mobil pick-up double cabin, satu unit mobil tangki air, satu unit truk serbaguna, dan satu unit traktor.
Baca juga: Pejabat Eselon Pemprov Bengkulu tandatangani perjanjian kinerja
Will menerangkan, jika masyarakat membutuhkan bantuan atau informasi terkait kebencanaan dapat menghubungi BPBD melalui call center 112 atau WhatsApp di 082289123723.
Sementara itu, BPBD Kota Bengkulu mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi terjadinya banjir akibat perubahan cuaca dari musim panas ke penghujan.
Untuk itu, masyarakat dapat melakukan aksi gotong royong dengan membersihkan saluran air, drainase dan aliran sungai guna cegah terjadinya banjir saat hujan deras terjadi.
Baca juga: Pemkot Bengkulu beri sanksi ASN buang sampah sembarangan
Kewaspadaan dinilai penting , sebab sejumlah titik di Kota Bengkulu merupakan salah satu wilayah yang rawan terjadinya banjir, sehingga diharapkan agar seluruh masyarakat di Kota Bengkulu dapat melakukan langkah-langkah preventif dalam menghadapi ancaman cuaca buruk dengan intensitas hujan dari ringan hingga lebat.
"BPBD terus berkomitmen untuk bertindak cepat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak oleh potensi bencana. Tindakan tersebut sekaligus sebagai bentuk persiapan di dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana di penghujung tahun," kata dia.
Kemudian, masyarakat juga diminta untuk berhati-hati sebab saat ini di wilayah tersebut memasuki musim penghujan sehingga rawan terjadi banjir dan longsor bagi wilayah rawan bencana.
