Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, mencatat hingga saat ini sebanyak 2.792 orang atau 698 Kepala Keluarga (KK) di wilayah tersebut terdampak banjir akibat hujan deras yang terjadi sejak Kamis (1/1/2016) malam.
"BPBD bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan di lapangan serta menyiagakan personel untuk penanganan darurat dan membantu warga terdampak," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu I Made Ardana di Bengkulu, Senin.
Ia menyebut akibat hujan deras yang terjadi beberapa hari lalu menyebabkan banjir yang di empat kecamatan yaitu Kelurahan Bentiring, Kelurahan Rawa Makmur, Kelurahan Bentiring Permai, di Kecamatan Muara Bangkahulu.
Kemudian Kelurahan Tanjung Agung, Kelurahan Tanjung Jaya, Kelurahan Sukamerindu, Kelurahan Kampung Kelawi, Kelurahan Pasar Bengkulu, Kelurahan Surabaya di Kecamatan Sungai Serut.
Selanjutnya Kelurahan Tanah Patah, Kelurahan Kebun Tebeng, Kelurahan Sawah Lebar Baru, Kelurahan Sawah Lebar yang berada di Kecamatan Ratu Agung, dan Kelurahan Pagar Dewa di Kecamatan Selebar terjadi longsor pada aliran sungai.
Meskipun demikian, kata dia, hingga saat tidak ada korban jiwa yang terdampak akibat banjir tersebut.
Untuk itu Pemkot Bengkulu mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan kondisi darurat di lingkungan masing-masing.
Pemkot Bengkulu pun telah mendirikan pos pelayanan kesehatan di sejumlah titik lokasi yang terdampak banjir guna pengendalian kesehatan para korban terdampak.
Posko pelayanan kesehatan gratis tersebut dibuka di Kelurahan Tanjung Jaya, Kelurahan Kebun Tebeng, Kelurahan Rawa Makmur, Kelurahan Bentiring dan lainnya.
"Saat ini kami kerahkan para petugas untuk siaga di pos kesehatan tanggap banjir di berbagai titik terdampak banjir, untuk mengantisipasi masalah kesehatan masyarakat," sebut Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu Nelli Hartati.
Bagi masyarakat Kota Bengkulu yang membutuhkan pelayanan kesehatan, lanjutnya, dapat mendatangi posko terdekat guna mengantisipasi timbulnya penyakit yang seringkali muncul saat banjir, seperti flu, demam, malaria, diare, dan lainnya
Pemkot Bengkulu juga telah mendirikan tenda pengungsian, mengirim mobil dapur umum,dan perahu karet di lokasi yang terdampak banjir.
