Kota Bengkulu (ANTARA) - Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa peringatan hari lahir Pancasila tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi sebagai pengingat batin seluruh bangsa agar terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

"Ini momentum kita untuk merenung, kemudian melaksanakan nilai-nilai luhur Pancasila. Setiap sendi kehidupan, kita harus melaksanakan nilai-nilai luhur Pancasila, mulai dari nilai Ketuhanan Yang Maha Esa hingga nilai keadilan sosial," ujarnya di Kantor Wali Kota Bengkulu, Minggu.

Ia menyebut bahwa seluruh masyarakat, khususnya di Kota Bengkulu dapat memaknai dan mengamalkan semua nilai-nilai yang ada pada Pancasila.

Untuk itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat agar mengamalkan nilai-nilai Pancasila dimanapun berada dan menjunjung nilai semangat persatuan dan kesatuan di NKRI tercinta.

Sementara itu, sejumlah program Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu juga terus mengedepankan nilai-nilai Pancasila dalam pengimplementasiannya.

Seperti nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dedy berharap agar masyarakat di Kota Bengkulu semangat Pancasila terus tertanam kuat dalam kehidupan masyarakat dan menjadi landasan dalam membangun daerah.

"Mengingat, Pancasila sebagai dasar negara, memberikan landasan filosofis yang kuat untuk membangun kota yang adil, makmur, dan berkeadilan sosial," ujar dia.

Sementara itu, pada peringatan Hari Lahir Pancasila 2025, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI mengangkat tema "Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya".

Berdasarkan keterangan dalam naskah amanat Kepala BPIP RI, tema Hari Lahir Pancasila 2025 tersebut, diangkat untuk menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa harus selalu berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial.



Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026