Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menyalurkan sebanyak 13.900 dosis vaksin ke enam daerah di provinsi tersebut guna mengantisipasi dan menekan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK).
"Untuk jumlahnya sebanyak 13.900 dosis vaksin PMK yang disalurkan ke berbagai daerah di Provinsi Bengkulu," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Bengkulu Indah Permatasari, di Kota Bengkulu, Selasa.
Ia mengatakan bahwa vaksin tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat agar disalurkan ke enam daerah yang diprioritaskan seperti kasus PMK yang masih aktif tinggi dan tingginya populasi ternak.
Untuk daerah yang menerima alokasi vaksin PMK tersebut, yaitu Kabupaten Bengkulu Tengah sebanyak 3.000 dosis, Kabupaten Bengkulu Selatan 2.900 dosis, Kabupaten Rejang Lebong 2.500 dosis, Kabupaten Mukomuko 2.500 dosis, Kabupaten Bengkulu Utara 2.000 dosis, dan Kabupaten Kepahiang 1.000 dosis.
"Hanya enam daerah yang menerima karena jumlah populasi dan tingginya angka kasus PMK, sehingga pemerintah pusat memprioritaskan pemberian vaksin ke enam daerah itu," ujar dia.
Indah menjelaskan keenam kabupaten di Provinsi Bengkulu tersebut saat ini kasus penyebaran PMK masih tinggi, sehingga pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk menambah kuota vaksin jika diperlukan.
Menurut dia, hingga akhir Juli 2025 kasus PMK di Provinsi Bengkulu mencapai 563 ekor hewan ternak jenis sapi dan kerbau yang terinfeksi.
"Daerah lain seperti Kabupaten Kaur, Kabupaten Seluma, Kabupaten Lebong, dan Kota Bengkulu juga akan mendapatkan bantuan vaksin PMK," katanya.
Pewarta: Anggi MayasariUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026