Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengimbau warga setempat mewaspadai potensi bencana alam banjir dan kekeringan akibat dampak perubahan cuaca yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir di daerah ini.
"Cuaca di Mukomuko ini kadang panas, terus ada hujan cukup lama dan kadang sebentar, itu yang kita rasakan dan alami namun tidak sampai banjir dan kekeringan, tetapi warga harus tetap waspada potensi bencana ini," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mukomuko Ruri Irwandi di Mukomuko, Senin.
Kabupaten Mukomuko sejak sebulan terakhir mengalami perubahan cuaca tersebut selain dialami oleh warga serta informasi yang bersumber dari BMKG.
Meskipun terjadi perubahan cuaca di Kabupaten Mukomuko, kata dia, cuma Alhamdulillah saat ini Kabupaten Mukomuko yang rata-rata wilayahnya berpotensi banjir saat musim hujan, namun tidak terjadi bencana alam tersebut.
Kalau daerah ini dilanda hujan selama 10 jam berturut-turut dengan intensitas tinggi dan deras, kemungkinan sejumlah wilayah daerah ini mengalami banjir, tetapi banjir di Mukomuko ini tidak lama tergenang.
"Biasanya banjir di Mukomuko cuma lewat bukan banjir sampai dua hingga tiga hari," ujarnya.
Kemudian, kalau daerah ini mengalami cuaca ekstrim sekali seperti cuaca panas, rata-rata yang tersampak itu paling petani sawah karena mereka itu pasti membutuhkan sumber air dari irigasi.
Kalau dampak musim kekeringan terhadap permukiman, dia mengakui, ada sebagian wilayah yang terdampak tetapi tidak signifikan karena rata-rata setiap desa di Mukomuko itu memiliki sumur.
Sejumlah wilayah daerah ini sebagian besar memiliki sumur bor baik yang mereka bangun sendiri maupun yang dibangun oleh pemerintah daerah dan pemerintah provinsi melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).
Pewarta: Ferri AryantoUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.