Kota Bengkulu (ANTARA) - Badan Nasional Pencarian dan Penyelamatan (Basarnas) Bengkulu menyiagakan 95 personel yang akan berjaga di sejumlah daerah dan titik rawan terjadi bencana di Provinsi Bengkulu menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Pada pelaksanaan Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2026 atau 1447 Hijriah, Kantor Pencarian dan Pertolongan Bengkulu menyiagakan sebanyak 95 orang personel," kata Kepala Kantor Basarnas Bengkulu Muslikun Sodik di Kota Bengkulu, Senin.

Untuk kegiatan siaga SAR khusus Idul Fitri tersebut akan dilaksanakan selama 18 hari ke depan dengan penempatan personel pada sejumlah lokasi strategis yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran.

Seperti di Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Rejang Lebong dan Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara, serta berjaga di Pantai Zakat dan Pantai Panjang Kota Bengkulu.

Muslikun menerangkan bahwa untuk penjagaan di kawasan pantai tersebut dilakukan, sebab banyak pengunjung yang nekat untuk beraktivitas di pinggir pantai seperti mandi dan lainnya, karena sering memakan korban.

"Agar seluruh personel memastikan kesiapan SDM, sarana dan prasarana, alat komunikasi, serta kondisi fisik personel, selalu memperbarui informasi cuaca dan mewaspadai daerah rawan bencana. Personel juga diingatkan untuk mematuhi prosedur operasi, menjaga profesionalisme, mengutamakan nol kejadian, serta mensosialisasikan Emergency Call 115 kepada masyarakat," ujar dia.

Dengan adanya pelaksanaan Siaga SAR khusus Lebaran tersebut diharapkan seluruh personel dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kecelakaan, musibah maupun kondisi darurat selama periode mudik dan libur Idul Fitri.

Sebab, Kantor Pencarian dan Pertolongan Bengkulu menegaskan komitmennya untuk selalu siap siaga memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan demi keselamatan masyarakat.

Basarnas Bengkulu terus mengingatkan agar pengunjung untuk tidak beraktivitas di pesisir Pantai Pasir Putih, Pantai Panjang, dan Pantai Berkas, sebab kondisi pantai tersebut tidak aman.

Muslikun mengatakan 95 personel tersebut akan berjaga di posko gabungan bersama dengan pihak terkait, seperti kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan lainnya.

Selain menyiagakan personel, Basarnas juga menyiagakan sejumlah peralatan dan memanfaatkan drone untuk memantau dari atas kondisi Pantai Panjang selama libur panjang.

Serta menyiagakan sejumlah peralatan dan kendaraan seperti ATV, (all terain vehicle), rescue car, rescue carrier, truk personel, peralatan SAR air, peralatan ekstrikasi, perahu karet, peralatan medis, peralatan komunikasi, dan peralatan pendukung lainnya.



Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026