Kota Bengkulu (ANTARA) - Persatuan Sepak Bola Barito Putera resmi meluncurkan jersey tandang (away jersey) terbaru untuk musim kompetisi 2025/2026. Dalam unggahan di akun resmi Instagram klub, @psbaritoputeraofficial, jersey tersebut hadir dengan nuansa elegan.
Tampak jersey berwarna hitam dan emas yang dipadukan dengan detail garis vertikal tipis, menonjolkan kesan mewah sekaligus gagah.
"Laskar Antasari resmi merilis jersey tandang musim 2025/2026. Dengan balutan hitam dan emas yang elegan, jersey anyar ini hadir untuk membawa semangat Laskar Antasari dalam setiap laga tandang," tulis akun klub PS Barito Putera, Jumat pekan lalu.
Yang menarik perhatian publik, jersey anyar ini menampilkan potret pendiri klub, almarhum Haji Abdussamad Sulaiman HB bersama istrinya.
Foto tersebut terpampang jelas pada bagian dada sebelah kiri, tepat di atas logo khusus dengan angka 88 yang merujuk pada tahun berdirinya Barito Putera, yakni 21 April 1988.
Baca juga: Gol telat Renan bawa Barito Putera menang 1-0 atas Kendal Tornado FC
Baca juga: PSIS Semarang tutup Liga 1 dengan kekalahan dari Barito Putera
Kehadiran potret pendiri ini menjadi bentuk penghormatan klub kepada sosok visioner yang telah membawa Barito Putera menjadi salah satu tim bersejarah di sepak bola Indonesia.
Unggahan jersey baru tersebut langsung mendapat sambutan hangat dari para penggemar.
Dalam waktu singkat, foto itu disukai lebih dari 37 ribu kali dan dipenuhi ribuan komentar dari warganet yang memuji desain elegan sekaligus sentuhan emosional yang terkandung di dalamnya.
Banyak yang menyebut bahwa jersey tersebut bukan hanya sekadar seragam tanding, tetapi juga simbol perjuangan dan warisan Barito Putera.
Barito Putera, yang dijuluki Laskar Antasari, memang tengah bersiap memulai perjalanan di Liga 2 musim 2025/2026 setelah hanya mampu finis di peringkat ke-17 klasemen BRI Liga 1 musim lalu.
Meski demikian, kehadiran jersey baru ini diharapkan mampu menjadi suntikan semangat bagi tim, pemain, dan para suporter setia.
Seperti Barito Mania (Bartman), Sop Buntut 1988, hingga Barito Putera Fans Club untuk terus mendukung klub kebanggaan Kalimantan Selatan tersebut.
Baca juga: Indonesia bungkam Belanda 5-1 di Futsal Four Nations Cup 2025
Baca juga: Ulang tahun ke-22, Justin Hubner banjir ucapan manis dari klub hingga Jennifer Coppen
CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, sebelumnya juga pernah menegaskan bahwa identitas klub akan selalu dijaga, termasuk melalui simbol dan warisan pendirinya.
Dengan jersey tandang bernuansa hitam dan emas yang anggun, semangat Laskar Antasari diyakini akan tetap menyala dalam setiap laga tandang yang dijalani di musim mendatang.
