Kota Bengkulu (ANTARA) - Kawasan Kota Tuo yang terletak di Kelurahan Pasar Bengkulu, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu, merupakan salah satu saksi sejarah di tengah gencarnya pembangunan modern.

Kawasan yang membentang dari Tugu Perjuangan Rakyat hingga Kampung Kelawi di sepanjang Sungai Bengkulu ini menyimpan jejak masa lalu, mulai dari kerajaan Sungai Serut, kolonial Inggris, Belanda, hingga era kemerdekaan.

Dari beragam penuturan warga, Kerajaan Sungai Serut merupakan salah satu kerajaan tradisional yang pernah berdiri di wilayah Bengkulu, tepatnya di sepanjang aliran Sungai Serut. Kerajaan ini muncul pada masa sebelum kolonialisme Eropa menguasai wilayah Sumatera bagian barat, dan menjadi pusat pemerintahan serta perdagangan lokal.

Dapat dibilang, Kerajaan Sungai Serut menjadi salah satu kerajaan pertama di Provinsi Bengkulu sejak sebelum era kemerdekaan Indonesia. Dengan dinamika waktu dan penjajahan orang Eropa, kerajaan ini mengalami pasang surut.

Sungai Serut yang membentang di Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu. (ANTARA/ Prasetia Anggel Erlena)

Sungai Serut sendiri berperan sebagai jalur transportasi penting bagi aktivitas perdagangan, memudahkan pengiriman hasil bumi seperti lada, kopi, dan rempah-rempah ke berbagai daerah, serta menjadi penghubung dengan kerajaan-kerajaan tetangga.

Baca juga: Menikmati sunset senja di Pantai Panjang, Long Beach-nya Bengkulu untuk terapi alam di pesisir barat Sumatera
Baca juga: Bukit Kandis, pesona alam Bengkulu yang tawarkan kedamaian

Kerajaan Sungai Serut juga dikenal memiliki struktur pemerintahan tersendiri yang dipimpin oleh raja atau penguasa lokal, yang dibantu oleh para pembesar untuk mengatur urusan administrasi, hukum adat, dan pertahanan wilayah. Kerajaan ini menjadi saksi perkembangan masyarakat lokal, interaksi dengan pedagang asing, dan perubahan politik yang terjadi akibat pengaruh kolonial Inggris dan Belanda.



Pewarta: Prasetia Anggel Erlena
Editor : Anom Prihantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026