Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengusulkan anggaran untuk membangun "Pedestal" atau alas dua Meriam Kuno di SDN 01 Kota Mukomuko yang ambruk akibat termakan usia sebagai upaya untuk melestarikan cagar budaya di daerah ini.
Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko Sri Hawani di Mukomuko, Sabtu, mengatakan, sebenarnya kronologis yang terjadi pemerintah daerah bukan memindahkan meriam, tetapi melihat kondisi alas meriam di SDN 01 Mukomuko itu ambruk.
"Tujuan kami dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi sebenarnya ingin melestarikan cagar budaya yang ada di Kabupaten Mukomuko," katanya.
Sejak sepekan terakhir beredar informasi tentang Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko berencana memindahkan Meriam Kuno dari SDN 01 Kota Mukomuko ke Gedung Daerah Mukomuko.
Karena kondisi yang tidak memungkinkan dari pengecekan ke lokasi, dan melihat situasi kalau seandainya meriam diangkat apakah bisa dibuat Pedestel.
Dia mengatakan, karena APBD belum ada, maka pihaknya menyampaikan ke balai kalau bisa memberikan bantuan alas meriam tersebut karena kondisi meriam ambruk mungkin karena sering dinaikkan.
Dia mengatakan, meriam tersebut butuh alas agar lebih terjaga, terlindungi sesuai Undang-undang Nomor 11 tahun 2010 tentang Perlindungan Cagar Budaya.
Selain itu, untuk melestarikan, mengembangkan, memanfaatkan, dan melindungi, jadi itu yang menjadi tujuan sebenarnya bukan untuk memindahkan.
Terkait dengan hal itu, pihaknya sudah rapat dan berembuk dengan Badan Musyawarah Adat dan masyarakat Kabupaten Mukomuko, dan hasilnya bisa dipindahkan tetapi dalam satu kawasan.
Tujuan semua itu, untuk lebih menjaga, melindungi, dan melestarikan dalam lingkup ruang itu saja.
Sementara itu, terkait anggaran untuk alas meriam, dia mengusulkan apa salahnya dicantumkan anggaran pembangunan di APBD Mukomuko, tetapi tahun 2026.
Sepengetahuannya, ada tujuh Meriam Kuno peninggalan Inggris di daerah ini, yakni dua meriam di Kantor Camat Kota Mukomuko, dua meriam di SDN 01 Kota Mukomuko, dua meriam di Benteng Anna peninggalan Inggris, dan satu di Bantal Kecamatan Teramang Jaya.
