Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyebutkan sebanyak 71 sekolah dasar dan menengah pertama di daerah ini yang masih kekurangan daya listrik untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko Ramon Hoski, di Mukomuko, Selasa, mengatakan, semua sekolah sudah memiliki listrik baik dari PLN, perusahaan perkebunan, dan sekolah, permasalahan sekarang ini masih banyak daya listrik yang harus ditingkatkan.
"Kekurangan daya listrik masih sebanyak 71 sekolah lagi, itu yang kita pikirkan sekarang dan cari solusi jalan keluarnya," katanya.
Dalam menghadapi proses belajar mengajar berbasis digital sekarang ini, katanya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan pendataan permasalahan kelistrikan yang ada di masing-masing satuan pendidikan.
Dari hasil pendataan, ada beberapa sekolah yang belum ada listrik bersumber dari PLN, tetapi sekolah sudah memiliki listrik bersumber dari perusahaan perkebunan kelapa sawit dan listrik dari sekolah itu sendiri.
Sebenarnya sumber listrik baik dari PLN, perusahaan, atau dari sekolah itu sendiri permasalahan yang harus ditingkatkan daya listrik karena ke depan kemungkinan akan memulai pembelajaran era digital.
Begitu juga dengan masalah jaringan internet, kata dia, memang ada empat sekolah di daerah ini yang belum ada sama sekali memang karena daerahnya sangat jauh, sekarang mencari jalan keluarnya.
"Sekarang cari jalan keluarnya supaya nanti kegiatan belajar mengajar tidak terganggu terutama sekarang ini belajar digital sehingga membutuhkan jaringan internet," ujarnya.
Sekarang ini, pihaknya memasukkan data dulu, setelah itu dikoordinasikan dengan kementerian terkait ada sekolah kekurangan daya listrik dan ada sekolah belum ada jaringan internet.
