Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu, melalui Dinas Sosial menyiapkan anggaran sekitar Rp265 juta untuk penanganan dampak bencana alam yang melanda daerah tersebut pada tahun 2026.

Kepala Bidang Rehabilitasi, Perlindungan, dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko, Zoni Fourwanda, saat dihubungi dari Bengkulu, Kamis, mengatakan bahwa fokus utama kegiatan Dinas Sosial pada tahun 2026 adalah penanganan bencana dan rehabilitasi sosial.

“Kegiatan penanganan bencana difokuskan pada dukungan pemerintah daerah kepada masyarakat terdampak, seperti korban kebakaran, angin puting beliung, dan banjir,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Dinas Sosial menyediakan bantuan berupa berbagai jenis bahan material konstruksi untuk tempat penampungan pengungsi, serta bantuan permakanan dan sandang bagi keluarga korban bencana alam yang membutuhkan.

Anggaran penanganan bencana yang disiapkan pada tahun ini sekitar Rp265 juta, yang terdiri atas Rp195 juta untuk bantuan bahan konstruksi dan Rp70 juta untuk bantuan permakanan.

Anggaran untuk menanggulangi bencana di Dinas Sosial pada tahun ini menurun sekitar 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya akibat adanya efisiensi anggaran.

Ia mengatakan kekhawatiran bahwa penurunan anggaran tersebut dapat berdampak pada kualitas layanan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Dinas Sosial yang selama ini dinilai masih rendah.

Oleh karena itu, ia berharap adanya penambahan anggaran untuk penanganan dampak bencana alam di daerah tersebut.

Sementara itu, pemerintah daerah melalui Dinas Sosial dalam dua tahun terakhir secara konsisten menyiapkan anggaran untuk penanganan dampak bencana alam yang melanda wilayah tersebut.

Dari sejumlah kejadian bencana alam, keluarga korban kebakaran rumah menjadi penerima bantuan bahan material konstruksi terbanyak dari pemerintah daerah, disusul oleh warga yang rumahnya rusak akibat angin kencang.



Pewarta: Ferri Aryanto
Editor : Anom Prihantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026