Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menggelar acara adat berupa syukuran dan keselamatan dalam rangka memperingati hari jadi ke-23 yang digelar di Gedung Balai Daerah Mukomuko.

Ketua Panitia Hari Jadi Kabupaten Mukomuko ke-23 Tahun Ramdani saat dihubungi dari Bengkulu, Senin, mengatakan, kalau acara syukuran dan keselamatan dalam rangka hari jadi ke-23 Kabupaten Mukomuko digelar hari ini, atau sedikit mendahului dari jadwal yang telah ditentukan selama ini tanggal 24 Februari.

"Kita melakukan ini penuh dengan pertimbangan, dan pertimbangannya kita sebentar lagi mau masuk bulan puasa dan acara ini sekaligus berdoa masuk puasa," kata Ramdani, yang juga Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Mukomuko.

Pemerintah Kabupaten Mukomuko setiap tanggal 25 Februari memperingati hari jadinya dari wilayah yang dulunya berstatus sebagai kecamatan menjadi kabupaten. 

Pemkab Mukomuko memperingati hari jadinya berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 3 Tahun 2003 tentang Pembentukan Tiga Kabupaten di Provinsi Bengkulu, yakni Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Seluma, dan Kabupaten Kaur.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah, peringatan hari jadi daerah ini diawali rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Mukomuko lalu acara syukuran dan keselamatan tanggal 24 Februari dan upacara bendera tanggal 25 Februari. 

Dia mengatakan, dari berbagai kegiatan dan acara dalam rangka memperingati hari jadi, hanya acara syukuran yang didahulukan, kegiatan yang lain tetap dilaksanakan sesuai jadwal.

Ramdani menyebutkan, seperti misalnya di DPRD Mukomuko menggelar sidang paripurna istimewa dalam rangka memperingati hari jadi tanggal 24 Februari 2026 dan dilanjutkan upacara bendera dalam rangka memperingati hari jadi tanggal 25 Februari 2026.

Sementara itu, Kabag Administrasi Kesra Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Mukomuko Amri Kurniadi sebelumnya mengatakan, rangkaian acara adat Mukomuko meliputi ritual semacam syukuran lalu doa bersama antara pemangku adat dengan berbagai pihak terkait.

Pada acara syukuran dan doa ini, ada berbagai jenis makanan berupa nasi dan lauk pauk yang dihidangkan secara tradisional memakai piring di hadapan orang yang mengikuti acara syukuran ini. (Adv)

 



Pewarta: Ferri Aryanto
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026