Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu, disarankan mencor bahu jalan dalam wilayah Kecamatan Penarik untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di jalan tersebut.
"Di Musrenbancam kemarin aspirasi mayoritas kades di wilayah Kecamatan Penarik minta tolong mencor bahu di kiri dan kanan jalan, dan selama ini sudah sering diusulkan tetapi alasannya selalu defisit anggaran," kata Anggota DPRD Kabupaten Mukomuko Dedy Kurniawan saat dihubungi dari Bengkulu, Senin.
Dedy Kurniawan yang juga politisi PDIP Kabupaten Mukomuko menyampaikan hal itu guna menindaklanjuti hasil Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan Penarik yang diikuti oleh seluruh kades dan pejabat pemerintah daerah.
Musrenbangcam di wilayah Kecamatan Penarik itu dihadiri oleh dua orang Anggota DPRD Kabupaten Mukomuko dari daerah pemilihan (Dapil) II Mukomuko Dedi Kurniawan dan Frangki Janas.
Dedy berharap, usulan masyarakat dalam Musrenbangcam di Kecamatan Penarik yang salah satunya mencor bahu jalan satuan pemukiman (SP) I menuju satuan pemukiman lain di wilayah ini dapat terealisasi tahun 2027.
Menurut dia, mengapa jalan aspal itu butuh bahu jalan karena tingkat kecelakaan dan kemacetan lalu lintas di jalan itu tinggi. Akses jalan itu menuju kantor kecamatan, puskesmas, dan kepolisian sektor.
"Sejak beberapa hari ini terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan itu karena meskipun jalan itu aspal tetapi mobilisasi kendaraan cukup tinggi melintas di jalan itu," ujarnya.
Selain itu, jalan penunjang sektor prekonomian di Kabupaten Mukomuko karena di jalan itu dilewati kendaraan membawa tambang batu, hasil panen kebun sawit petani.
Kemudian, di lokasi jalan itu sudah ada bangunan usaha seperti toko bangunan, pasar, dan fasilitas kesehatan tingkat pertama di kecamatan ini.
"Anggaran dari pokok pikiran (Pokir) kami suap dituangkan disitu, tetapi pemda juga harus memperhatikan itu," ujarnya.
Selain itu, mayoritas kades juga minta pembangunan jalan khusus Desa Marga Mukti menuju pondok pesantren menjadi aspal agar mudah dilewati kendaraan bermotor.
Pewarta: Ferri AryantoUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026