Kota Bengkulu (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Bengkulu mencatat penyaluran dana untuk program makan bergizi gratis (MBG) hingga akhir April 2026 telah mencapai Rp291,91 miliar dengan penerima 330.993 siswa.

"Untuk realisasi program MBG di wilayah Provinsi Bengkulu telah menyentuh angka Rp291,91 miliar dan capaian tersebut merepresentasikan wujud nyata kebermanfaatan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) yang tidak hanya berfokus pada intervensi kesehatan dasar, tetapi juga memicu dampak positif berganda (multiplier effect) bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat daerah," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJPb Kemenkeu Bengkulu Muhammad Irfan Surya Wardhana di Kota Bengkulu, Senin.

Untuk pelaksanaan Program MBG di Provinsi Bengkulu menunjukkan progres yang baik, sebab hingga akhir April 2026 program tersebut telah diimplementasikan secara komprehensif di 10 kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Bengkulu.

Ia menyebutkan bahwa 330.993 penerima Program MBG tersebut telah merepresentasikan pemenuhan sebesar 56,76 persen dari total target tahun 2026 yang diproyeksikan sebanyak 583.000 penerima manfaat.

Di sisi lain, berdasarkan data dari Kepala Regional Satuan Pelayanan Pendidikan Gizi Provinsi Bengkulu terdapat 122 SPPG yang telah beroperasi penuh untuk melayani kebutuhan gizi anak -anak sekolah.

Kemudian, melalui Program MBG telah menyerap 5.704 tenaga kerja dan melibatkan 804 pemasok bahan baku makanan.

"Untuk mengoptimalkan dampak ekonomi, pemerintah berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap SPPG dapat terintegrasi dengan sistem rantai pasok daerah melalui dorongan kemitraan langsung antara dapur gizi dengan para petani, peternak, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal," ujar dia.

 



Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026