Jambi (ANTARA Bengkulu)- Pihak Rumah Sakit Umum (RSU) Abdul Manap Kota Jambi hingga kini belum memiliki tenaga operasional peralatan Intensive Care Unit (ICU).

''Ruangan dan peralatannya sudah tersedia lengkap, namun  petugas pengooperasi peralatan itu hingga kini belum ada,'' kata kepala RSU A Manap, dr Ida Yuliati di Jambi, Rabu.

Ia mengatakan, sumber daya manusia  menjadi kendala utama  setiap menangani pasien, khususnya yang  membutuhkan tindakan penangangan intensive secara cepat.

Kondisi demikian menjadi dilema ketika aturan dan ketentuan yang harus dipatuhi, pihak rumah sakit, di mana penggunaan ruangan dan peralatan ICU hanya boleh dioperasikan, jika ada personil yang memiliki tenaga profesional bidang tersebut.

''Ketentuannya begitu, setidaknya untuk mengoperasikan fasilitas atau sarana tersebut harus ada tiga orang perawat dan satu orang dokter yang ditempatkan secara khusus di bagian itu, mereka bertugas di situ setiap hari," ujar Yuliati.

Menurutnya, berbagai upaya termasuk pengusulan kepada Pemkot dilakukan namun hingga kini masih belum bisa terpenuhi terhadap kebutuhan tersebut.

Ke depannya untuk memenuhi standar kebutuhan tersebut, sudah mengajukan anggaran sekolah atau pendidikan untuk tenaga medis di RSU A Manap untuk ditugaskan di bagian itu, ke anggaran APBD kota Jambi 2013.

''Kita harus melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan yang tergolong mendesak, karena selama ini belum ada tenaga terlatih, kita belum bisa membuka fasilitas tersebut, ini sudah prosedur standar,'' katanya. (ANTARA)


Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026