Ratusan warga tahan alat berat milik perusahaan

Ratusan petani dari Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah dan Seluma melakukan aksi damai, Kamis (12/11). Mereka menuntut reformasi total sistem agraria dan administrasi pertanahan serta meminta pemerintah memberikan hak kelola tanah atas rakyat (ANTARA Bengkulu)

Berita Terkait
Bengkulu  (ANTARA Bengkulu) - Sebanyak 300 orang warga desa menahan satu unit alat berat (exacavator) milik perusahaan perkebunan kelapa sawit PT SIL yang beroperasi di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, karena menggusur lahan masih bersengkata dengan warga.

"Kami terpaksa menahan alat berat perusahaan tersebut karena mereka menggusur lahan padahal sebelumnya sudah ada kesepakatan antara pemerintah, masyarakat, dan PT SIL agar tidak melakukan aktifitas apa pun sampai keluar kebijakan Pemerintah Kabupaten Seluma," kata Ketua Petani Bersatu Kabupaten Seluma Pakpahan, Minggu.

Sampai Minggu sore di lokasi itu situasi masih memanas karena belum ada pihak kepolisian dan perusahaan. (man*Z005) 

Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Kirim Komentar