.....Kami telah mengecek wilayah yang rawan banjir, namun belum ada laporan kejadian banjir.....Mukomuko (ANTARA Bengkulu) - Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengimbau warga mulai siaga menghadapi ancaman bencana banjir, menyusul intensitas hujan di daerah terus meningkat.
"Kami telah mengecek wilayah yang rawan banjir, namun belum ada laporan kejadian banjir," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Jasni Bahari, di Mukomuko, Senin.
Pengecekan itu dilakukan melalui telepon genggam, dengan kepala desa dan camat di daerah setempat. Sebab, saat ini ada sejumlah wilayah yang rutin terendam banjir pada musim hujan akibat luapan Sungai Manjuto dan Selagan. Desa itu, antara lain Desa Pondokbatu, Arahtiga, Kecamatan Lubukpinang, dan Airmanjuto.
"Kesiapsiagaan itu tidak hanya dilakukan oleh pemerintah setempat saja tetapi juga kepala desa punya kewajiban melakukan penangganan terhadap bencana yang melanda wilayahnya," ujarnya.
Ia menambahkan, selama musim hujan melanda daerah itu telah terjadi bencana longsor di Desa Sungai Jerinjing, namun longsor yang sempat menganggu aktivitas transportasi di desa itu telah ditangani, putusnya jalan provinsi di Kecamatan Lubukpinang dan tergenangnya jalan usaha tani (JUT) di Kecamatan Selagan Raya.
"Semua itu telah kita tangani, karena setelah dapat laporan petugas langsung turun ke lokasi membantu warga yang terkena bencana alam," ujarnya.(FTO)
Editor : Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026