Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mempersiapkan tempat atau toko yang khusus menjual sembako murah untuk masyarakat di wilayah Kecamatan Ipuh guna menstabilkan harga bahan pokok di wilayah tersebut.
 
"Saat ini Kades Pulai Payung sedang tempat serta sarana dan prasarananya, setelah siap Bulog yang mengisi sembako di sana," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Mukomuko Nurdiana di Mukomuko, Senin. 
 
Ia mengatakan hal itu menindaklanjuti program Bank Indonesia (BI) untuk membuka toko yang menjual sembako dengan harga murah atau yang diberi nama toko "Ado Galo" guna menstabilkan harga berbagai kebutuhan pokok di daerah ini. 
 
Ia mengatakan, pihak BI sebelumnya telah melakukan survei lokasi untuk penjualan sembako murah di pasar tradisional di Desa Pulai Payung, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko. 
 
Ia menambahkan, BI akan menyuplai berbagai jenis sembako seperti beras, minyak goreng, gula, daging beku, dan lain sebagainya. 
 
Ia menjelaskan, karena tujuan program pembukaan toko menjual sembako murah bagi masyarakat untuk menstabilkan harga, maka diharapkan toko dan warung lain juga menjual sembako dengan harga murah. 
 
"Kalau misalkan toko lain menjual sembako dengan harga mahal, maka masyarakat masih punya pilihan membeli sembako murah di toko 'Ado Galo'," ujarnya. 
 
Menurutnya, karena tujuan pembukaan toko yang menjual sembako murah ini sebagai salah satu taktik untuk mempercepat menstabilkan harga sembako di daerah ini. 
 
Ia mengatakan, rencananya pembukaan toko ini di dua lokasi di daerah ini, yakni di Kecamatan Ipuh dan Kecamatan Kota Mukomuko. Tahap awal ini dibuka di Kecamatan Ipuh, setelah itu dibuka di Kecamatan Kota Mukomuko. 
 
"Di pasar tradisional Kelurahan Koto Jaya ada tiga kios yang tidak digunakan. Rencananya kami menggunakan kios untuk tempat menjual sembako murah," ujarnya.

Pewarta: Ferri Aryanto

Editor : Anom Prihantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2024