Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, saat ini masih memverifikasi data kelompok tani untuk diusulkan sebagai calon penerima bantuan 10 unit alat mesin pertanian atau alsintan jenis crowler dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Subkoordinator Saprodi, Alsintan dan Pembiayaan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Dodi Hardiansyah, Sabtu, menyebutkan, lebih dari sebanyak 20 kelompok tani di daerah ini yang telah menyampaikan proposal usulan bantuan alat mesin pertanian.
"Saat ini kami masih melakukan verifikasi data dan dokumen kelompok tani yang masuk ke dinas ini, tetapi siapa kelompok tani yang menerima bantuan ini belum ada petunjuk dari kepala dinas," katanya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko tahun ini kembali mendapat tambahan 10 unit alat mesin pertanian atau alsintan jenis crowler untuk mengejar target luas tambah tanam (LTT).
Dodi Hardiansyah, yang juga salah satu tim verifikasi Dinas Pertanian Mukomuko mengatakan, ada beberapa kriteria kelompok tani yang menerima bantuan alat mesin pertanian dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Tim verifikasi akan mengecek kecocokan alat terhadap lahan pertanian milik kelompok tani atau gabungan kelompok tani yang mengusulkan bantuan alat pengolahan lahan pertanian ini.
"Kecocokan ini seperti apakah lahan pertanian milik kelompok tani ini berbukit, dan lahan seperti ini tidak bisa menerima bantuan alat mesin pertanian," katanya.
Kemudian, tim tentunya lebih memilih atau memprioritaskan kelompok tani yang paling besar seperti gabungan kelompok tani sebagai penerima bantuan alat mesin pertanian ini.
Selain itu, kelompok tani yang menyiapkan lahan untuk pengembangan karena tujuan bantuan alat mesin pertanian ini untuk mengejar target luas tambah tanam di daerah ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Fitriani Ilyas sebelumnya mengatakan, bantuan 10 unit alat mesin pertanian untuk mengejar target luas tambah tanam yang ditargetkan Kementerian Pertanian seluas 1.569 ha pada 2025.
Sebanyak 10 unit crowler untuk daerah ini masih dari Kementerian Pertanian RI dan fungsinya sama dengan bantuan 12 traktor roda empat untuk pengolahan lahan pertanian.
Sedangkan sebanyak 10 kelompok tani yang akan menerima bantuan alat mesin pertanian tersebut sesuai dengan hasil verifikasi tim Dinas Pertanian Mukomuko.
