Kota Bengkulu (ANTARA) - Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, kembali menampilkan pesona alamnya melalui destinasi wisata yang masih terjaga keasriannya, yakni Air Terjun Trimuara Karang. Terletak di Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi, air terjun ini menjadi salah satu lokasi yang belakangan mulai ramai dikunjungi wisatawan karena keindahan alamnya yang memikat sekaligus tantangan medan menuju lokasi yang memberikan sensasi petualangan tersendiri.
Bagi wisatawan yang berangkat dari Kota Bengkulu, perjalanan menuju Air Terjun Trimuara Karang membutuhkan waktu sekitar tiga jam. Sesampainya di pintu masuk, pengunjung cukup membayar tiket masuk sebesar Rp20 ribu per orang. Setelah itu, perjalanan dapat ditempuh dengan menggunakan motor selama kurang lebih 40 menit dari pos registrasi hingga ke area air terjun.
Sementara bagi pengunjung yang tidak ingin bersusah payah, tersedia pula layanan rental mobil off road dengan tarif pulang-pergi sekitar Rp70 ribu per orang. Pilihan transportasi ini tentunya memudahkan wisatawan yang ingin menikmati perjalanan dengan cara yang lebih nyaman.
Meski demikian, akses menuju air terjun bukanlah sesuatu yang mudah dilalui. Jalan berbatu dan tanah kuning menjadi tantangan tersendiri bagi para pengunjung. Wisatawan juga harus melewati hamparan kebun-kebun milik masyarakat setempat yang berada di kanan kiri jalur perjalanan.
Selain itu, jalur menuju lokasi dipenuhi tanjakan terjal serta turunan curam yang membutuhkan kewaspadaan ekstra. Setibanya di titik akhir perjalanan, pengunjung masih harus menuruni anak tangga sepanjang kurang lebih 200 meter sebelum akhirnya tiba di lokasi utama air terjun yang begitu menawan.
Baca juga: Danau Bermani jadi wisata air, Pemkab siapkan kano dan lomba mancing
Baca juga: Keindahan Gunung Dempo, surga hijau di Pagar Alam
Kiara, salah seorang pengunjung, menceritakan pengalaman perjalanannya. “Untuk turun ke air terjun, kami harus menuruni tangga sekitar 200 meter, meski aksesnya cukup menantang, semua lelah akan terbayar begitu sampai di lokasi," katanya.
Sesampainya di lokasi, seluruh lelah yang dirasakan selama perjalanan akan terbayarkan oleh pemandangan luar biasa. Air terjun yang tinggi menjulang dengan aliran deras dan suara gemuruh air yang menghentak memberikan suasana alam yang begitu khas.
Dikelilingi oleh pepohonan hijau nanrimbun, suasana sejuk dan udara segar langsung menyambut setiap orang yang datang. Keindahan inilah yang membuat banyak wisatawan merasa terpesona dan ingin berlama-lama menikmati panorama yang ada.
Aulia, pengunjung lainnya, juga mengaku takjub dengan keindahan air terjun ini. “Keindahan alamnya sangat-sangat indah, membuat saya terpukau,” kata dia.
Selain daya tarik wisata alamnya, keberadaan Air Terjun Trimuara Karang juga membawa manfaat besar bagi masyarakat sekitar. Lokasi ini perlahan mulai dikenal luas dan memberi peluang ekonomi baru bagi warga desa. Seiring meningkatnya jumlah kunjungan, warga dapat membuka usaha kecil seperti warung makanan, jasa transportasi lokal.
Dengan demikian, keberadaan air terjun ini tidak hanya memperkaya destinasi wisata Bengkulu, tetapi juga menjadi sumber penghidupan tambahan bagi penduduk Desa Belitar Seberang.
Astuti, warga Desa Belitar Seberang, mengungkapkan hal serupa. “Dengan adanya wisata Air Terjun Trimuara Karang, desa kami lebih dikenal wisatawan, dan keberadaannya membantu perekonomian masyarakat dengan membuka lapangan pekerjaan baru,” jelasnya.
Baca juga: Pemkab Rejang Lebong luncurkan venue paralayang di lokasi wisata
Baca juga: Pemkab Rejang Lebong pusatkan kegiatan HUT RI di lokasi wisata DMHB
Kini, Air Terjun Trimuara Karang dianggap sebagai salah satu destinasi wajib kunjung di Kabupaten Rejang Lebong. Pesonanya tidak hanya terletak pada keindahan panorama air terjun itu sendiri, melainkan juga pada suasana pedesaan yang masih alami, udara pegunungan yang menenangkan, serta keramahan masyarakat setempat yang selalu siap menyambut wisatawan.
Perpaduan antara keindahan alam, ketenangan suasana, dan nilai sosial yang ditawarkan menjadikan Air Terjun Trimuara Karang sebagai pesona alam tersembunyi yang siap memikat hati siapa pun yang datang berkunjung.
Geliatkan pariwisata Rawa Pening melalui lomba dayung
Pewarta: Prasetia Anggel ErlenaEditor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026