Kota Bengkulu (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu memastikan pos pengamanan dan pos pelayanan tetap siaga dan memastikan tidak ada aksi tindak pidana selama libur Natal dan Tahun Baru 2026.
Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol Dicky Sondani di Kota Bengkulu, Rabu langsung melakukan pengecekan Pos Pengaman dan Pelayanan di Pantai Panjang, Kota Bengkulu guna memastikan pengamanan dan pelayanan berjalan maksimal.
"Petugas kepolisian diminta selalu berkeliling memantau situasi kawasan pantai agar tidak terjadi aksi tindak pidana pencurian dan lainnya," kata dia.
Ia juga meminta agar petugas kepolisian yang berjaga dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat termasuk membantu masyarakat yang kelelahan dan memberikan pertolongan medis.
Serta siaga dalam memberikan dan menerapkan arus lalu lintas di kawasan pantai jika terjadi kemacetan khususnya pada malam pergantian tahun baru.
"Kami tegaskan agar petugas berjaga maksimal dengan nantinya masyarakat tidak takut dan terganggu saat perayaan natal dan tahun baru khususnya di Kawasan Pantai Panjang," terang Dicky.
Hal tersebut dilakukan sebab, kawasan pantai mulai dari Pantai Pasir Putih, Pantai Panjang, Pantai Berkas, Pantai Malabero, Pantai Tapak Paderi, dan Pantai Jakat menjadi tujuan utama wisatawan khususnya dari luar Provinsi Bengkulu saat libur Natal dan Tahun Baru 2026.
Sementara itu, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bengkulu menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 akan melaksanakan Operasi Lilin 2025, dengan menyiagakan 120 personel.
Kepala Polresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno menyebut bahwa 120 personel tersebut akan melakukan pengamanan di sejumlah lokasi wisata.
"Seperti tahun-tahun sebelumnya, kota Bengkulu akan kembali dipadati oleh wisatawan, sehingga kami menyiapkan 4 pos pengamanan dan 120 personel untuk bersiaga di pos tersebut," sebut dia.
Sebanyak 120 personel tersebut akan bersiaga di empat posko yaitu posko terpadu Pantai Panjang, posko pengamanan Pantai Jakat, posko pelayanan pintu Tol Bengkulu - Taba Penanjung, dan pos pelayanan Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.
Ia mengatakan bahwa personel kepolisian tersebut bersama dengan sejumlah instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan SAR Nasional (Basarnas), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Fatmawati Bengkulu, dan lainnya, serta peralatan juga disiapkan untuk mengantisipasi ancaman bencana.
Di sisi lain, Sudarno mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bengkulu dan wisatawan Pantai Panjang untuk selalu waspada dan tidak menjadi korban tindak pidana dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati, terutama di tempat-tempat wisata yang ramai," sebut dia.
Pewarta: Anggi MayasariUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026