.....Kami kesulitan untuk menanggulangi serangan penyakit itu karena minimnya anggara yang disediakan pemerintah daerah.....Bengkulu (ANTARA Bengkulu) - Dua orang dari 364 kasus penyakit deman berdarah dengue di Kota Bengkulu meninggal dunia, sedangkan lainnya bisa diselamatkan.
"Kedua korban serangan penyakit DBD selama 2012 itu adalah berinisial Bah dan Ik," kata Kepala Bidang penyehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Karimel Sinambela, di Bengkulu, Kamis. Ia menjelaskan, korban DBD Bah(23) warga Jalan Darmawanita Kelurahan Bentiring dan Ik(7,5 bulan) warga Jalan G Cempaka Kelurahan Kebun Beler Kota Bengkulu.
Serangan DBD di Kota Bengkulu pada 2012 tercatat 364 kasus meningkat dari tahun sebelumnya hanya 291 kasus.
Peningkatan jangkitan serangan nyamuk itu antara lain akibat pengaruh cuaca dan mobilisasi penduduk dari luar daerah yang membawa penyakit tersebut dan menularkannya pada warga Kota Bengkulu.
"Kami kesulitan untuk menanggulangi serangan penyakit itu karena minimnya anggara yang disediakan pemerintah daerah," kata dia. Pada tahun 2012 pihaknya hanya mendapat anggaran untuk menangani 26 kasus, sedangkan kasus yang terjadi mencapai 364 kasus.
Ia mengatakan, pada 2011 Dinas Kesehatan diberikan dana untuk menangani 300 kasus dari 405 kasus, yakni satu kasus memperolah dana sebanyak Rp740.000. Namun anggaran tersebut juga masih belum mencukupi karena penderita DBD kian hari kian bertambah.
Pada tahun lalu hingga Agustus tercatat sebanyak 291 kasus sedangkan tahun ini mencapai 364 kasus. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mewaspadai penyakit DBD dan menjaga kebersihan lingkungan sebab anggaran yang tersedia sangat minim.
Apabila masyarakat membutuhkan bubuk abate dapat memintanya di puskesmas karena bubuk tersebut lebih efektif dari pengasapan. "Kami minta kepada warga agar selalu waspada terhadap penyakit DBD, menerapkan 3M serta bergotong-royong membersihkan lingkungan sebab dana pengasapan dari pemerintah saat ini sangat terbatas," ujarnya.
Penyakit DBD disebabkan oleh nyamuk jenis Aedes aegypti. Ciri-cirinya yakni badan kecil, warna hitam dengan bintik-bintik putih. Nyamuk itu hidup di dalam dan di sekitar rumah, menggigit/menghisap darah pada siang hari, senang hinggap pada pakaian yang bergantungan dalam kamar, bersarang dan bertelur di genangan air jernih di dalam dan di sekitar rumah bukan di got/comberan.
Gejala DBD antara lain demam mendadak tinggi di atas 37 derajat celcius, sakit kepala, sakit di belakang mata, badan ngilu, nyeri sendi, mual atau muntah disertai keluar bercak merah di kulit.(mhe*Z005)
Editor : Helti Marini S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.