Berlin (ANTARA Bengkulu) - Mantan kapten tim nasional Jerman, Michael Ballack, mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pemain pada Selasa, ia telah menurunkan tirai pada karirnya sebagai salah satu pemain bintang.
Setelah berusia 36 tahun pada akhir bulan lalu, Ballack tidak memiliki tim setelah kontraknya selama dua tahun di klub Liga Jerman, Bayer Leverkusen, habis pada Juni.
Sejak meninggalkan Leverkusen, Ballack dikabarkan telah bernegosiasi dengan sejumlah klub di Amerika Serikat dan Australia, namun sekarang ia memutuskan gantung sepatu.
"Pada usia 36 tahun, saya dapat melihat ke belakang pada masa-masa indah dan panjang di sepak bola profesional, yang tidak pernah dapat saya bayangkan saat masih kanak-kanak," ucapnya.
"Merupakan sebuah keistimewaan untuk dapat bekerja dengan sejumlah pelatih kelas dunia dan pemain-pemain fantastis."
"Tentu saja, saya akan merindukan bermain atau mencetak gol di depan 80.000 penggemar, namun beberapa bulan terakhir tanpa sepak bola memperlihatkan padaku bahwa inilah saatnya untuk berhenti."
"Saya melihat ke depan pada babak baru dalam hidupku, dan berterima kasih pada keluargaku serta semua orang-orang hebat yang telah membantu dan mendukung saya. Mereka semua adalah bagian besar dari kesuksesanku."
Ballack memperkuat Jerman pada 98 pertandingan, dan ia melakukan penampilan terakhir untuk negaranya itu saat menjadi kapten mereka ketika Jerman kalah dari Argentina pada pertandingan persahabatan di Maret 2010. Ia melakukan debutnya di timnas saat Jerman bermain melawan Skotlandia pada April 1999.
Cedera pergelangan kaki yang dideritanya saat membela Chelsea di final Piala FA 2010 telah membuatnya absen pada Piala Dunia Afrika Selatan, ketika ia kehilangan jabatan kapten timnas yang kemudian diemban oleh Philipp Lahm.
Setelah bermain untuk Kaiserslautern, Leverkusen - di mana dengan klub itu ia kalah di final Liga Champions 2002 dari Real Madrid - dan Bayern Muenchen di Liga Jerman, Ballack menghabiskan empat musim di Stamford Bridge untuk memperkuat Chelsea dari 2006 sampai 2010.
Ia merupakan anggota tim Si Biru yang kalah di final Liga Champions 2008 dari Manchester United melalui adu penalti di Moskow, sebelum menjadi kapten Jerman pada final Piala Eropa 2008, di mana mereka menderita kekalahan 0-1 dari Spanyol di Wina.
Ballack merupakan pemain veteran pada dua Piala Dunia, di mana ia tidak dapat bermain pada final 2002 karena mendapat hukuman larangan bermain, ketika Jerman kalah 0-2 dari Brazil di Jepang, sebelum memimpin Jerman menduduki peringkat ketiga pada Piala Dunia 2006 di mana mereka bertindak selaku tuan rumah.
Setelah berseteru dengan pelatih Jerman, Joachim Loew, pada Oktober 2008, ketika Ballack menudingnya tidak memperlihatkan loyalitas yang cukup kepada para pemain senior, hubungan mereka memburuk.
Setelah beberapa kali Ballack dililit cedera pada musim pertamanya saat kembali ke Leverkusen pada musim 2010/2011, Loew mengatakan pada dia bahwa Ballack bukan lagi bagian dari rencana-rencananya dan tidak memiliki masa depan di timnas.
Loew kemudian menawari Ballack penampilan kehormatan saat Jerman bermain melawan Brazil di pertandingan persahabatan pada Agustus 2011, namun tawaran itu ditolak oleh sang pemain, dan belakangan Ballack terlihat tampil sebagai pengamat sepak bola di stasiun televisi Amerika Serikat, ESPN, pada Piala Eropa 2012 Juni ini. (ant)
