Pemkot Bengkulu catat sebanyak 1.776 nelayan miliki Kartu Kusuka
- 6 Januari 2026 14:22
Para nelayan tradisional di Kelurahan Malabero Kota Bengkulu menahan dan membakar satu unit kapal pengguna alat tangkap pukat harimau atau trawl di tengah perairan sekitar Malabero, Kamis (14/3). Para nelayan Malabero membawa sekitar 20 kapal yang masing-masing kapal berisikan 5 hingga 15 orang anak buah kapal (ABK) berlayar menuju Pulau Baai untuk menghadang kapal trawl tersebut. (Foto Antarabengkulu.com)
Para nelayan tradisional di Kelurahan Malabero Kota Bengkulu menahan dan membakar satu unit kapal pengguna alat tangkap pukat harimau atau trawl di tengah perairan sekitar Malabero, Kamis (14/3). Para nelayan Malabero membawa sekitar 20 kapal yang masing-masing kapal berisikan 5 hingga 15 orang anak buah kapal (ABK) berlayar menuju Pulau Baai untuk menghadang kapal trawl tersebut. (Foto Antarabengkulu.com)
Para nelayan tradisional di Kelurahan Malabero Kota Bengkulu menahan dan membakar satu unit kapal pengguna alat tangkap pukat harimau atau trawl di tengah perairan sekitar Malabero, Kamis (14/3). Para nelayan Malabero membawa sekitar 20 kapal yang masing-masing kapal berisikan 5 hingga 15 orang anak buah kapal (ABK) berlayar menuju Pulau Baai untuk menghadang kapal trawl tersebut. (Foto Antarabengkulu.com)