Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengatakan usulan bantuan rehabilitasi sosial bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) setiap tahun meningkat sehingga berharap anggaran operasional mengantar ODGJ berobat ke rumah sakit jiwa bisa ditambah.
Kabid Rehabilitasi Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko Zoni Fourwanda di Mukomuko, Sabtu, mengatakan, ada dua program sosial yang membutuhkan penambahan anggaran, yakni penanggulangan bencana dan rehabilitasi sosial.
"Kami berharap ada penambahan anggaran untuk dua program ini di perubahan APBD 2025. Usulan dari kami untuk program penanggulangan bencana sebesar Rp33 juta dan rehabilitasi sosial Rp23 juta," katanya.
Dia menjelaskan, dari dua program sosial ini, program penanggulangan bencana ini meliputi kegiatan pelayanan kedaruratan dan penyiapan tempat pengungsian bagi korban bencana alam.
Kemudian, program rehabilitasi sosial meliputi bantuan anggaran operasional untuk mengantar ODGJ asal daerah ini berobat ke rumah sakit yang berada di luar daerah ini serta bantuan sosial untuk orang luar yang terlantar di daerah ini.
Program penanggulangan bencana terdiri atas bantuan sandang berupa material bangunan seperti seng, pasir, paku dan lain sebagainya untuk warga yang rumahnya rusak akibat terbakar dan angin kencang.
Selain itu, korban bencana alam ini juga diberikan bantuan berupa makanan berupa makanan siap saji dan bahan pokok serta pakaian dan selimut.
Sedangkan, program rehabilitasi sosial selama ini berupa kegiatan mengantar ODGJ berobat ke rumah sakit jiwa di Kota Bengkulu dan tahun ini instansinya hanya mendapatkan anggaran untuk mengantar 10 ODGJ.
Sekarang ini, kata dia, anggaran untuk mengantar ODGJ berobat ke rumah sakit jiwa sudah habis, termasuk juga anggaran untuk penanggulangan bencana.
Untuk itu, dari pertamuannya kemarin dengan komisi di DPRD berharap supaya usulan penambahan anggaran diperjuangkan di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Mukomuko.
"Kita minta kepada komisi supaya diperjuangkan ke Banggar, ini jadi catatan mereka dan mereka mendukung, tinggal lagi menggiring itu," demikian Zoni.
Editor : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2025