"Kami datang ke sini untuk menagih janji, pemberhentian saudara Ibran dari jabatan kepala desa," kata Yoyon, koordinator lapangan demo, di Seluma, Selasa.
Meskipun surat peringatan dari Bupati Seluma sudah siap, setelah hearing di DPRD, pemerintah daerah membatalkan pemberian surat peringatan kepada Kades Dusun Baru.
Yoyon menekankan, "Harusnya surat itu sudah kami terima. Tapi DPRD yang menghambat. Kami kecewa dengan Syamsul Aswajar selaku wakil ketua DPRD."
Setelah orasi di depan kantor bupati, 15 perwakilan masyarakat mengikuti rapat dengan pemerintah daerah dan DPRD. Namun, rapat berlangsung alot dan perwakilan masyarakat akhirnya keluar dari ruangan rapat.
Ratusan warga mengancam akan bermalam di kantor Bupati Seluma jika tuntutan mereka tidak dipenuhi oleh pemerintah.
Pewarta: SepriandiEditor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026