Pariaman (ANTARA Bengkulu) - Kota Pariaman, Sumatera Barat, akan menampilkan "Tabuik", ikon pariwisata dan budaya Sumbar berupa keranda bertingkat tiga setinggi 10 meter yang biasa dipertunjukkan pada bulan Muharam saat Start Etape 6 Tour de Singkarak 2012 (TdS).
"Kita akan menampilkan satu buah Tabuik setinggi 10 meter dan dua buah tabuik kecil yang akan ditampilkan bersama tarian Tabuik menyambut pembalap TdS," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pariaman, Effendi Jamal di Pariaman, Sabtu.
Pariaman terpilih sebagai lokasi start etape 6 pada Sabtu (9/6) dan finish di Painan, Kabupaten Pesisir Selatan dengan total jarak tempuh 143,9 kilometer.
Dikatakan Effendi, Tabuik merupakan ikon Kota Pariaman yang biasa ditampilkan berpasangan pada 10 Muharam, namun kali ini karena hanya akan memeriahkan Tds, Tabuik besar ditampilkan hanya satu.
Tahun lalu, katanya, tidak ada menampilkan Tabuik, namun kali ini pihaknya akan menampilkan permainan anak nagari itu untuk memperkenalkan kepada pembalap internasional.
Tabuik yang akan ditampilkan bentuknya sama dengan Tabuik yang biasa dipertunjukkan pada bulan Muharam saat Pesta Tabuik, namun tingginya tidak mencapai 12 meter.
Pesta Tabuik merupakan upacara untuk tragedi memperingati meninggalnya Husein (Cucu Nabi Muhamad SAW) pada 61 Hijriah.
Peringatan itu berkembang menjadi sebuah tradisi pesta budaya tahunan bagi masyarakat Pariaman hingga sekarang, yang ditandai dengan mengarak, menghoyak dan melarung tabuik atau keranda dan simbol-simbol tragedi meninggalnya cucu nabi itu ke laut.
Selain Tabuik, katanya, pihaknya juga akan menampilkan pertunjukan beruk memanjat pohon kelapa.
Ia menjelaskan, di Pariaman, beruk tidak asing lagi di mata masyarakat karena sehari-hari bertugas sebagai pemanjat dan pengambil kelapa.
Selanjutnya, panitia juga akan menampilkan pertunjukan Tari Piring di atas pecahan kaca.
Untuk memeriahkan TdS, kata Effendi, pihaknya melibatkan nelayan-nelayan Pariaman untuk mengibarkan bendera asing di tepi pantai.
Sebanyak 14 kabupaten/kota yang terlibat dalam penyelenggaraan TdS 2012 yakni Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kota Sawahlunto, Kabupaten Solok, Kota Solok, Kota Payakumbuh, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Sijunjung.
Total panjang rute yang akan ditempuh pembalap adalah 856 kilometer, dimulai dari Kota Sawahlunto dan berakhir di Kota Padang. (ANT)
