Bengkulu (ANTARA) - Wakil Gubernur Bengkulu Mian meminta Pelindo agar tidak lagi memundurkan target waktu pengerukan alur Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu.
"Pelindo ini sudah 3 kali molor, nanti jangan sampai ke 4 kali lagi. Jangan hari ini tempe, besok balik jadi kedelai lagi," kata Wakil Gubernur Bengkulu Mian di Bengkulu, Kamis.
Dia mengatakan pengerukan alur Pelabuhan Pulau Baai masuk dalam naungan regulasi Inpres Nomor 12 Tahun 2025 yang diterbitkan Presiden RI Prabowo Subianto.
Baca juga: Kemenhub cek kelaikan 17 kapal jelang pembukaan alur Pulau Baai Bengkulu
Seharusnya, kata Mian Pelindo bisa dengan leluasa melakukan teknis pengerukan dan memastikan kecukupan dukungan sarana dan fasilitas pengerukan dengan naungan regulasi Inpres tersebut.
"(Dengan adanya Inpres bisa lebih leluasa), kalau misalnya ini 3 unit ekskavator pendukung pengeruk alur tidak cukup ya harus dilipat gandakan dan sebagainya. Sehingga pengerukan bisa selesai tepat waktu," katanya.
Baca juga: Komisi V DPR Jadwal rapat cegah pengerukan alur Pelabuhan Baai molor
Selain itu, Mian mengatakan sebenarnya asosiasi pengusaha tambang batu bara juga menyatakan kesanggupannya membantu ekskavator pendukung pengerukan alur Pelabuhan Pulau Baai.
"Hanya saja kalau pengusaha, mereka juga pasti melihat dari sisi bisnis juga," kata dia.
Ia mengatakan pengerukan alur Pelabuhan Pulau Baai tidak boleh lagi mengalami keterlambatan, sebab semakin lama pengerukan rampung, warga di pulau terluar, Pulau Enggano juga akan semakin lama terisolasi.
Pewarta: Boyke Ledy WatraUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026