Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, memastikan logistik bencana tahun 2024 berupa makanan yang dibagikan kepada korban bencana alam tahun ini aman dikonsumsi karena masa berlaku atau kadaluwarsa makanan tersebut berakhir pada Juli dan Agustus.

"Ada, tetapi jatuhnya makanan bantuan itu pada bulan ini dan Agustus tahun ini," kata Kabid Rehabilitasi Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko Zoni Fourwanda saat dihubungi dari Mukomuko, Jumat.

Dia mengatakan hal itu terkait sisa logistik bencana tahun 2024 yang masih dibagikan kepada warga yang menjadi korban bencana alam baik kebakaran dan angin puting beliung pada 2025.

Karena masa kadaluwarsa makanan siap saji seperti roti itu belum berakhir dalam bulan ini dan Agustus, sehingga makanan yang masih bersisa di gudang logistik instansi ini dibagikan ke sekolah-sekolah.

"Kami bagikan ke SD, dari pada mubazir dan dari pada habis atau lewat waktu, dan dalam hal ini bisa dikonsumsi," ujarnya.

Dia mengatakan, sisanya ada sedikit, supaya bisa dimanfaatkan, maka makanan itu dibagikan ke sekolah-sekolah di kampung siaga bencana di daerah ini.

Makanan yang dibagikan oleh instansi ini ke sekolah-sekolah di daerah ini merupakan stok logistik dinas ini yang terakhir, dari pada terbuang lebih baik dimanfaatkan.

Dia menyebutkan, ada sekitar 15 dus makanan berupa roti yang dibagikan ke sekolah-sekolah di kampung siaga bencana terdekat dari Kecamatan Kota Mukomuko.

Setelah ini, katanya, pihaknya akan mengusulkan bantuan logistik bencana terbaru lagi kepada Pemerintah Pusat dan provinsi. Logistik bencana yang tahun 2024 yang diterima daerah ini juga berasal dari pusat dan provinsi.

Sementara itu, sebanyak 19 kejadian bencana alam kebakaran rumah dan rumah rusak akibat angin puting beliung yang mendapatkan bantuan logistik bencana dari pemerintah daerah setempat. 

 

 

 



Pewarta: Ferri Aryanto
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026