Selasa, 17 Oktober 2017

Real Madrid Kembali Merajai Liga Champions

id Real Madrid, Liga Champions
Real Madrid Kembali Merajai Liga Champions
Real Madrid menjuarai Liga Champions 2016/2017. (Foto UEFA Liga Champions)
Cardiff (Antara/Reuters) - Cristiano Ronaldo mencetak dua gol ketika Real Madrid menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan gelar Eropa mereka di era Liga Champions, dengan kemenangan 4-1 atas Juventus pada pertandingan final yang berlangsung pada Sabtu untuk mengukir kesuksesan ketiga mereka dalam empat tahun, dan yang ke-12 kalinya secara keseluruhan.   

Ronaldo mencetak gol pembukaan pada menit ke-20 namun Mario Mandzukic menyamakan kedudukan bagi sang juara Italia dengan sepakan spektakulernya tujuh menit kemudian.

Bagaimanapun, Real memegang kendali permainan pada babak kedua dan sepakan jarak jauh Casemiro yang terdefleksi pada menit ke-60, penyelesaian Ronaldo, dan sepakan pemain pengganti Marco Asensio memastikan kemenangan tim Spanyol itu pada salah satu pertandingan final paling menghibur dalam beberapa tahun terakhir.

Ini merupakan gelar ke-12 Real pada final ke-15 mereka ketika mereka menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan gelar juara di era Liga Champions. AC Milan menjadi tim terakhir yang mampu mempertahankan mahkota tertinggi level klub Eropa itu ketika mereka memenanginya pada 1989 dan 1990.

Bagaimanapun, ini merupakan hasil yang membuat patah hati bagi Juventus, yang mengincar "treble" setelah menjuarai Liga Italia dan Piala Italia. Mereka berada di kubu yang kalah untuk ketujuh kalinya dari sembilan final, setelah mereka juga kalah dari Barcelona pada 2015.

Juventus kemasukan lebih banyak gol pada Sabtu dibandingkan tiga gol yang masuk ke gawang mereka dalam 12 pertandingan saat melakukan perjalanannya ke final, ketika skenario serangan Real melawan pertahanan Juve terwujud dengan menguntungkan tim ibukota.

Ini tidak seperti jalannya awal pertandingan, ketika Juventus terlihat sangat berniat menyerang pada fase awal laga.

Bagaimanapun, Real secara bertahap mengembangkan permainan, dan mencetak gol dengan peluang pertama mereka setelah pembangunan serangan trigonometri. Ronaldo menjadi jantung permainan itu, memainkan bola menuju jalur pergerakan Dani Carvajal yang mengirimkan kembali umpan tarik untuk disambar penyerang Portugal ke sudut gawang.

Hal itu membuat dirinya menjadi pemain kedua yang mencetak gol di tiga final, setelah Alfredo di Stefano, yang mencetak gol dalam lima final beruntun untuk Real pada 1950-an, namun ia jauh dari selesai pada malam itu.

    
Gol hebat
Usaha itu sempat tertutupi tujuh menit kemudian oleh salah satu gol terhebat sepanjang masa di partai final.

Bek tengah Juve Leonardo Bonucci mengirimkan bola diagonal panjang menuju lini depan, untuk menciptakan operan bola brilian.

Alex Sandro mencapainya dan mengirimkan bola kembali ke kotak penalti. Gonzalo Higuain meneruskannya ke Mandzukic yang sempat menyentuh bola dengan dadanya dan melompat, dengan punggungnya menghadap ke gawang, untuk menyambarnya dengan sepakan "overhead" yang gagal dihentikan kiper Keylor Navas.

Para penggemar Juventus bersuka cita menyambut gol tersebut, menambah atmosfer gemuruh di stadion yang atapnya ditutup ini.

Bagaimanapun, cerita berbeda terjadi setelah turun minum, dan dominasi Real mengamankan kemenangan mereka melalui dua gol dalam rentang waktu empat menit.

Gelandang Brazil Casemiro mengubah skor menjadi 2-1 ketika sepakan jarak jauhnya yang terdefleksi mengecoh Buffon, dan Ronaldo memasukkan bola untuk menjadi gol ketiga setelah laju dan umpan silang bagus yang dikirimkan Luka Modric.

Gol-gol itu menghantam Juventus, yang harus mengakhiri pertandingan dengan sepuluh pemain setelah Juan Cuadrado diusir keluar lapangan pada menit ke-84, 18 menit setelah masuk sebagai pemain pengganti, menyusul sentuhan ringannya terhadap Sergio Ramos.

Aksi teatrikal Ramos merupakan momen yang tidak perlu pada final yang secara umum berlangsung menarik ini, dan laga ini berakhir dengan catatan positif ketika Marcelo menggiring bola di tepi lapangan dan mengirimkan bola untuk diteruskan Asensio menjadi gol keempat.

Editor: Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga