Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyalurkan bantuan dan dukungan moril bagi warga terdampak kebakaran di Gang Berdikari, Kelurahan Talang Benih, kabupaten setempat.

Pelaksana tugas(Plt) Bupati Rejang Lebong Hendri Praja saat meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, Senin, mengaku telah menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk bergerak cepat memberikan penanganan setelah kejadian yang menghanguskan enam rumah warga pada Jumat (1/5) malam tersebut.

"Kami hadir di sini untuk memastikan bantuan bagi warga terdampak telah tersalurkan. Pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan terkait akan mengupayakan pembangunan kembali rumah warga yang terbakar secara bergotong royong," kata dia.

Dia menjelaskan dalam proses pemulihan nanti, Pemkab Rejang Lebong berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Rejang Lebong, Dinas Sosial, serta BPBD guna meringankan beban para korban.

Dia menekankan pentingnya solidaritas masyarakat dalam menghadapi musibah ini dengan mengedepankan semangat fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan.

Pada kunjungan ke lokasi kebakaran ini, Plt Bupati Rejang Lebong secara khusus memberikan bantuan berupa laptop dan printer kepada salah satu anak korban kebakaran yang merupakan mahasiswa IAIN Curup. Bantuan ini diberikan, karena perangkat serupa milik mahasiswa tersebut hangus terbakar saat tengah digunakan untuk menyusun skripsi.

"Kami berharap bantuan ini bisa membantu yang bersangkutan menyelesaikan pendidikannya tepat waktu, meskipun sedang tertimpa musibah," tambahnya.

Sebelumnya, kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Talang Benih pada Jumat (1/5) sekitar pukul 19.30 WIB. Amukan si jago merah yang diduga dipicu oleh korsleting listrik tersebut menyebabkan enam unit rumah warga ludes terbakar.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp600 juta.



Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026