Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu mencatat hingga awal Mei 2026 sekitar 90 persen sekolah tingkat PAUD, SD dan SMP di wilayah tersebut telah menerima bantuan TV pintar digital atau TV Merah Putih dari pemerintah pusat.
Dengan adanya program bantuan pengadaan Smart TV ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam memperkuat transformasi pendidikan berbasis teknologi.
"Penyaluran Smart TV saat ini sudah mencapai 90 persen. Untuk tahap kedua masih dalam proses, karena nantinya ada sekolah yang menerima lebih dari satu unit sesuai kebutuhan dan jumlah murid," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu Ilham Putra di Bengkulu, Senin.
Untuk penyaluran tahap dua tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah, khususnya berdasarkan jumlah siswa dan ruang belajar yang dimiliki.
Ia menyebut bahwa pada penyaluran tahap kedua setiap satuan pendidikan memungkinkan untuk mendapatkan lebih dari satu perangkat Smart TV agar pemanfaatan teknologi pembelajaran dapat lebih maksimal dan menjangkau lebih banyak ruang kelas.
Dengan penggunaan Smart TV di lingkungan sekolah tersebut, diharapkan mampu membantu para guru dalam menyampaikan materi pembelajaran secara lebih modern, interaktif, dan menarik.
Ilham menerangkan bahwa dengan adanya dukungan teknologi digital, maka proses belajar mengajar dinilai dapat menjadi lebih efektif, sebab materi dapat ditampilkan melalui video pembelajaran, presentasi visual, hingga akses berbagai sumber edukasi berbasis internet.
"Dengan adanya Smart TV, guru dapat lebih kreatif dalam mengajar. Anak-anak juga menjadi lebih antusias mengikuti pembelajaran karena materi dapat disampaikan secara visual dan interaktif," ujar dia.
Selain itu, pemerintah kota juga mendorong peningkatan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran digital.
Sebab, penggunaan Smart TV tidak hanya menjadi fasilitas pendukung semata, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara optimal dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
"Sejumlah sekolah yang telah menerima perangkat Smart TV pun mulai menerapkan sistem pembelajaran berbasis multimedia di dalam kelas. Para guru memanfaatkan perangkat tersebut untuk menampilkan materi ajar, video edukasi, latihan soal interaktif, hingga kegiatan pembelajaran berbasis aplikasi digital," terang Ilham.
Sementara itu, Pemkot Bengkulu memastikan bahwa program dari pemerintah pusat yaitu revitalisasi sekolah dan pemanfaatan bantuan teknologi pendidikan seperti TV pintar berjalan lancar dan optimal.
Untuk itu, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi melakukan pemantauan guna memastikan program revitalisasi sekolah berjalan sesuai dengan arahan pemerintah pusat.
Dedy mengatakan bahwa pemerintah kota akan memastikan pendistribusian dan kesiapan penggunaan TV pintar yang merupakan bantuan dari Presiden Prabowo Subianto yang telah diterima oleh seluruh sekolah Kota Bengkulu.
Pewarta: Anggi MayasariUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026