Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk melestarikan dan menjaga 'batik besurek' sebagai identitas budaya Bengkulu, salah satunya dengan menyelenggarakan pelatihan membatik.
"Pemerintah Kota Pemkot memastikan budaya batik besurek ini terus terjaga. Selain itu, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk semakin mencintai batik besurek," kata Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi di Bengkulu, Rabu.
Baca juga: Dedy Wahyudi ajak seluruh elemen Bengkulu bantu korban bencana di Aceh dan Sumatera
Ia menyebut bahwa selain melaksanakan pelatihan pemerintah kota juga berencana untuk menyelenggarakan karnaval Batik Besurek Go Internasional.
Sebab, batik besurek telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTb), sehingga diperlukan pembinaan terhadap sentra dan kampung batik agar dapat terus ditingkatkan.
"Mudah-mudahan tahun 2026 kita adakan Karnaval Batik Besurek Go Internasional. Dari seluruh batik yang ada di Indonesia bahkan dunia, kain besurek hanya ada di Kota Bengkulu dan Bengkulu sudah memiliki hak paten, tidak boleh diambil atau diklaim pihak lain," tegas Dedy.
Di sisi lain, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kota Bengkulu Nelawati menerangkan bahwa melalui pelatihan membatik menjadi salah satu bentuk pemerintah untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM), baik yang sudah menjadi binaan Diskop UKM maupun yang belum.
Baca juga: Wali Kota Bengkulu nonaktifkan Kepala DKP usai ditetapkan tersangka tabrak lari
"Pemerintah Kota Bengkulu memfasilitasi pelaku UMKM untuk mengikuti pelatihan Batik Besurek. Kegiatan ini bertujuan memajukan UMKM sehingga mampu meningkatkan dan mengembangkan usahanya," sebut dia.
Selain itu, dengan adanya pelatihan membatik bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membatik Kain Besurek, mengangkat kain Besurek sebagai produk unggulan UMKM Bengkulu, memberikan pemahaman teknik membatik seperti pencantingan, pewarnaan, dan penggunaan pewarna alami.
Serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya lokal dan mendorong pemasaran produk batik besurek melalui jaringan UMKM di Kota Bengkulu.
