Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Aparat Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong, Bengkulu, menyiagakan tim pengawalan untuk kendaraan pemudik libur Lebaran 2026 yang merasa khawatir melewati sejumlah titik rawan tindak kejahatan di wilayah itu.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir di Rejang Lebong, Kamis, mengatakan untuk menjaga keamanan pemudik yang melintasi Kabupaten Rejang Lebong khususnya di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, Sumatera Selatan pihaknya telah mendirikan lima pos polisi, baik pos pelayanan maupun pos pengamanan.

"Bagi pemudik yang merasa khawatir melewati titik-titik tertentu bisa meminta pengawalan petugas Polsek Padang Ulak Tanding dan Polsek Sindang Kelingi, pengawalan ini diberikan secara gratis," kata dia.

Dia menjelaskan, untuk pemudik yang akan melintas di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, Sumsel, yang datang dari arah Kota Lubuklinggau dan sekitarnya bisa meminta pengawalan dari Polsek Padang Ulak Tanding atau Pos Kontainer.

Sedangkan pemudik yang datang dari arah Curup atau daerah lainnya di Provinsi Bengkulu bisa meminta pengawalan dari petugas Polsek Sindang Kelingi.

Selain menyiapkan tim pengawalan Polres Rejang Lebong, kata dia, juga telah mendirikan lima pos, terdiri dari dua pos pengamanan dan tiga pos pelayanan Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

Untuk pos pelayanan didirikan di kawasan Pasar Bang Mego Curup, kemudian di lokasi wisata Pemandian Suban Air Panas di Kecamatan Curup Timur, serta di lokasi wisata Danau Mas Harun Bastari (DMHB) Kecamatan Selupu Rejang.

Kemudian untuk pos pengamanan didirikan di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, Sumsel, yakni di Desa Belitar, Kecamatan Sindang Kelingi dan satu lagi di Pos Kontainer Desa Taba Padang, Kecamatan Binduriang.

Dia mengimbau masyarakat atau pemudik yang menjadi korban kejahatan atau melihat tindak kejahatan agar melaporkannya ke pos pengamanan atau Polsek terdekat serta Polres Rejang Lebong, atau layanan call center Polri 110  sehingga bisa langsung ditindaklanjuti.

Menurut dia, petugas yang berjaga di pos pelayanan dan pos pengamanan ini tergabung dalam Operasi Ketupat Nala 2026, di mana petugas yang terlibat mencapai 185 personel gabungan dari TNI/Polri, Satpol-PP, petugas dinas kesehatan, BPBD, dinas perhubungan, dinas sosial, PMI, pramuka dan senkom. 



Pewarta: Nur Muhamad
Editor : Anom Prihantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026