"Bubuk abate itu merupakan bantuan dari pemerintah provinsi setempat. Bantuan ini berikan kepada dua puskesmas di Kecamatan Pondok Suguh dan Kecamatan Ipuh, kata Petugas Monitoring dan Evaluasi Global Fund Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Ruli Herlindo di Mukomuko, Jumat.
Instansinya memprioritas dua dari 17 puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan di daerah itu yang menerima bantuan bubuk abate karena puskesmas ini paling banyak menangani kasus DBD sejak enam bulan terakhir.
Selanjutnya petugas di dua puskesmas ini yang membagikan secara gratis bubuk abate kepada masyarakat di daerah itu.
Selain itu, petugas kesehatan di puskesmas setempat juga memberikan penyuluhan tentang cara memberantas jentik nyamuk yang salah satunya menggunakan bubuk abate.
Selanjutnya, keluarga warga setempat menerima bantuan bubuk abate atau racun membunuh larva ini yang memiliki kontainer atau tempat penampungan air.
Jumlah bubuk abate yang dibagikan kepada warga itu sesuai dengan petunjuk teknis dalam 100 liter air dicampur dengan satu gram bubuk abate.
Ia menyatakan, hingga bulan Juli 2018 sebanyak 136 orang warga setempat yang terjangkit penyakit demam berdarah dengue (DBD), atau mengalami kenaikan lebih dari sebesar 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 66 kasus.
Pewarta: Ferri AriantoUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.