Bengkulu (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memberikan pelatihan ketrampilan bisnis pada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II B Bengkulu.
"Kami berharap pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membangun rasa percaya diri, motivasi, dan semangat kewirausahaan bagi para peserta," kata Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi lewat pesan elektronik di Bengkulu, Selasa.
Menurut dia, hasil karya dari pelatihan tersebut nantinya diharapkan dapat dipamerkan dalam berbagai kegiatan promosi dan pemasaran, sehingga menjadi langkah awal bagi warga binaan untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.
Program tersebut tersebut kata dia sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. Pertamina kata dia terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program pemberdayaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti warga binaan pemasyarakatan.
"Inisiatif ini merupakan wujud komitmen Pertamina dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) untuk mendukung pemberdayaan masyarakat," kata dia.
Program dilaksanakan dengan memberikan tiga bidang pelatihan strategis tata boga, tata rias, dan membatik. Berbeda dari tahun sebelumnya yang sudah melaksanakan tata rias dan membatik, Pertamina kali ini menjadikan tata boga sebagai fokus utama, dipadukan dengan kedua keterampilan lainnya.
Ketiga bidang dipilih berdasarkan potensi pasar yang luas dan kemampuan mengembangkan usaha mandiri bagi peserta setelah kembali ke masyarakat.
Pertamina bersama Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II B Bengkulu menggandeng instruktur dari pelaku usaha ternama di Bengkulu, yaitu Syarah Bakery untuk pelatihan tata boga, Ewy Wona Make Up Artist (MUA) untuk pelatihan tata rias, dan Batik Kagano khas Bengkulu Utara untuk pelatihan membatik.
Secara khusus, pelatihan tata boga juga melibatkan perwakilan dari UMKM Serawai Jaya binaan Pertamina sebagai bentuk kolaborasi dan pertukaran pengalaman antar pelaku usaha.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Wilayah Bengkulu Haposan Silalahi menegaskan pentingnya kolaborasi tersebut dalam mempersiapkan warga binaan untuk mandiri saat kembali ke tengah masyarakat.
"Program ini menunjukkan bahwa pembinaan di lapas tidak hanya fokus pada pembentukan karakter, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan nyata yang bisa menjadi modal mereka untuk hidup mandiri dan berintegrasi kembali ke masyarakat," kata dia.
Pertamina latih warga lapas perempuan Bengkulu agar siap mandiri
Rabu, 13 Agustus 2025 15:04 WIB 671
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memberikan pelatihan ketrampilan bisnis pada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II B Bengkulu, di Bengkulu, Selasa. (13/08/2025) ANTARA/HO-Dokumen Pribadi
