Alam yang kaya
Kawasan Raja Ampat dikenal sebagai surga terakhir dunia. Keindahan gugusan karst, utamanya di Piaynemo, memiliki daya pikat dengan atmosfer magisnya tersendiri.
Terbentang jauh dari Piaynemo mengakibatkan Pulau Gag jarang menjadi tujuan wisata para pelancong. Lebih lagi, Pulau Gag tidak termasuk di dalam kawasan Geopark Raja Ampat.
Meskipun demikian, Pulau Gag memiliki daya pikatnya tersendiri, dan apa lagi bila bukan kilau nikel yang terkandung di perut buminya.
Tidak hanya fitur wajah dari masyarakat di Pulau Gag yang menyerupai Maluku, sumber daya alam yang dimilikinya pun serupa dengan wilayah Maluku dan Maluku Utara. Pengaruh aktivitas tektonik Sesar Sorong menyebabkan pulau mungil ini kaya akan sumber daya nikel.
Berdasarkan Laporan Tahunan 2024 PT Aneka Tambang Tbk (Antam), Pulau Gag tercatat memiliki sumber daya nikel sebesar 319,78 juta wet metric ton (wmt), yang terdiri atas 152,75 juta wmt limonite dan 167,03 wmt saprolite.
Konsesi kawasan tersebut dipegang oleh PT Gag Nikel, anak perusahaan dari Antam.
Sembari mengelola kekayaan alam di pulau tersebut, Gag Nikel amatlah piawai dalam menjaga keharmonisan dengan warga di sekitar area tambang. Buah dari hasil tambang tidak lupa dibagikan kepada masyarakat sekitar dalam wujud beragam jenis bantuan, baik yang menyasar perekonomian, pendidikan, hingga memulihkan alam pascatambang.
Kelekatan perusahaan dengan masyarakat tergambar dari aksi Kampung Gag ketika menyambut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang berkunjung pada Juni lalu.
“Langit kami biru, laut kami biru, ikan kami melimpah, alam kami kaya”. Demikian warga Kampung Gag berseru penuh semangat, menepis kekhawatiran ihwal dampak tambang terhadap lingkungan Raja Ampat.

Memulihkan lingkungan
Tentunya, seruan warga Kampung Gag tentang langit dan laut yang biru tidak datang dari udara kosong. Selama bertahun-tahun, mereka hidup berdampingan dengan perusahaan tambang, dan kesaksian yang disampaikan secara garis besar menggambarkan sebuah hubungan yang saling menguntungkan.
