Jakarta (ANTARA) - Timnas sepak bola amputasi Indonesia gagal melangkah ke Piala Dunia Amputasi 2026 San Jose, Kosta Rika, setelah dikalahkan oleh Iran pada laga terakhir Grup A Piala Asia Amputasi 2025 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis.
Pelatih timnas amputasi Syahrul pada pertandingan ini kembali dapat memainkan kapten mereka, Aditya Adit, setelah sang pemain absen pada laga kedua menghadapi Irak.
Kehadiran Aditya ditemani oleh enam pemain lainnya, yaitu Rahmad Yusuf (kiper), Riski, Anwar, Sahata Sianturi, Ajis Firmansyah, dan Agung.
Iran menguasai pertandingan sejak menit pertama. Mereka yang hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke Piala Dunia, membuka keunggulan pada menit ke-6.
Pada menit ke-9, Iran hampir menggandakan keunggulan. Namun, kiper Indonesia Rahmad Yusuf mempertontonkan penyelamatan gemilang saat menepis tendangan Akbar Lotfi.
Setelah gagal pada kesempatan pertama, Akbar membayar tuntas kegagalannya pada menit ke-14, saat dia membawa Iran memimpin 2-0. Akbar mencetak gol dari jarak dekat setelah memanfaatkan umpan pendek Mohammadreza Damavandi yang berhadapan satu lawan satu dengan kiper Yusuf.
Memasuki babak kedua, Indonesia mengambil inisiatif di awal-awal babak. Namun, Iran kembali mengambil lagi jalannya pertandingan setelah Indonesia beberapa kali gagal memperkecil kedudukan.
Tim tamu hampir menutup laga dengan skor 4-0, namun sayangnya tembakan Oboodi pada menit ke-45 saat dia sudah tanpa kawalan, malah melambung tinggi. Laga pun berakhir untuk kemenangan Iran dengan skor 3-0.
