Kota Bengkulu (ANTARA) - Susi Pudjiastuti, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap permasalahan serius yang terjadi di area peternakan rusa miliknya. Melalui sebuah unggahan di media sosial, tepatnya di X (Twitter), Susi mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian yang menyayat hati: kematian sejumlah rusa peliharaannya akibat serangan anjing liar.
Dalam unggahannya baru-baru ini, Susi menceritakan beberapa hari terakhir, sejumlah rusa ditemukan tewas di peternakannya, diduga akibat serangan segerombolan anjing liar. Beberapa rusa ditemukan mati di lokasi kejadian, sementara yang lainnya sempat terluka ringan namun akhirnya meninggal beberapa hari setelahnya.
Serangan ini menimbulkan pertanyaan besar bagi Susi dan timnya, yang khawatir ada paparan penyakit berbahaya, seperti rabies, yang turut menyertai serangan tersebut.
Baca juga: Dedi Mulyadi rekrut Susi Pudjiastuti sebagai konsultan tanpa honor
Baca juga: Pilot Philip disebut bagian dari OPM, ini kata Susi Pudjiastuti
"Persoalan anjing liar (bisa jadi ada pemilik tapi tidak diperhatikan) akibatnya beberapa hari terakhir rusa-rusa saya banyak yang digigit sampai mati. Ada yang luka sedikit, mati beberapa hari kemudian. Kami menduga anjing-anjing liar yang mengeroyok dan membunuh rusa-rusa kami terpapar rabies," tulis Susi awal pekan ini.
Susi pun mengungkapkan rasa kecewanya atas kurangnya respons dari pihak berwenang. Meskipun sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan instansi terkait, laporan yang dia ajukan tidak mendapatkan tindak lanjut atau langkah investigasi. Kecewa dengan situasi tersebut, Susi merasa bahwa ancaman rabies dan serangan hewan liar seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
