UPPKS upaya dongkrak ekonomi kerakyatan

Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) adalah upaya untuk mendongkrak peningkatan ekonomi kerakyatan menuju keluarga mandiri, kata Kepala BKKBN Provinsi Bengkulu, Widati (14/2). (Foto Antarabengkulu.com/Idris)

Berita Terkait
Bengkulu (ANTARA Bengkulu) - Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) upaya untuk mendongkrak peningkatan ekonomi kerakyatan menuju keluarga mandiri.

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu Widati menyampaikan, bahwa lembaga yang selama ini diketahui dan cukup kental dengan pengelola program pengaturan kehamilan itu telah bertambah kewenangan untuk mewujudkan ketahanan keluarga.

"Itu telah diatur dalam UU No.52/2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, upaya mewujudkan ketahanan keluarga memerlukan langkah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat kelompok kecil," katanya kepada wartawan diselah kunjungannya di salah satu Kelompok UPPKS di Rejang Lebong Provinsi Bengkulu balum lama ini.

Untuk mencapai sasaran ketahan keluarga BKKBN melalui amanat undang-undang tersebut tetap konsisten dalam membina dan mendorong lajunya perkembangan kelompok usaha kecil kalangan ibu rumah tangga untuk membantu perekonomian keluarga.

UPPKS di daerah itu terdapat sebanyak 528 kelompok binaan dengan berbagai kegiatan dalam peningkatan ekonomi keluarga. "Mereka kalangan ibu peserta KB aktif dan sekaligus sebagai kader pos KB di tingkat pedesaan. Melalui pembinaan yang dilaksanakan terhadap kelompok pengrajin tersebut selain mampu mendorong perekonomian keluraga, juga dapat membantu dalam pengembangan program KB, ujarnya.
 
Menurut Widati, melalui pembinaan kelompok usaha kecil rumah tangga tersebut dapat membantu percepatan pembangunan nasional mencakup semua dimensi dan aspek kehidupan termasuk perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga.

Keluarga kelompok kecil dalam kependudukan, penduduk sebagai modal dasar dan factor dominan pembangunan harus menjadi titik sentral dalam pembangunan berkelanjutan, karena jumlah penduduk yang besar dengan kualitas rendah dan pertumbuhan yang cepat akan memperlambat tercapainya kondisi yang ideal antara kuantitas dan kualitas penduduk dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan, ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan dalam mewujudkan pertumbuhan penduduk yang seimbang dan mengembangkan kualitas penduduk serta keluarga akan memperbaiki segala aspek dan dimensi pembangunan dan kehidupan masyarakat untuk lebih maju, mandiri, dan dapat berdampingan dengan bangsa lain dan dapat mempercepat terwujudnya pembangunan berkelanjutan.(rs)

Editor: Musriadi
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar