Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Aparat Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong, Bengkulu, berhasil menangkap terduga pelaku pencurian armada pemadam kebakaran (damkar) milik pemerintah daerah setempat pada 9 Juli 2025 lalu.
Kapolsek Padang Ulak Tanding AKP Mansyur Daud Manalu saat dihubungi di Rejang Lebong, Minggu, mengatakan pengungkapan kasus pencurian armada Damkar Pemkab Rejang Lebong yang disiagakan di Kecamatan Binduriang tersebut berawal saat aparat Polres Kota Lubuklinggau, Sumsel, menangkap BW (22) warga setempat dalam kasus pencurian dengan pemberatan.
"Tersangka BW yang diperiksa penyidik Polres Kota Lubuklinggau ini mengaku terlibat dalam kasus pencurian mobil Damkar Pemkab Rejang Lebong di Kecamatan Binduriang beberapa waktu lalu. Aksi ini dilakukannya saudara kembarnya dan dua pelaku lainnya," kata dia.
Dijelaskan dia, aksi pencurian armada damkar tersebut dilakukannya bersama WS (22) warga Desa Air Apo, Kecamatan Binduriang serta dua orang temannya yakni AN (40) dan BS yang belum tertangkap dan saat ini masih dalam pengejaran petugas di lapangan.
Penangkapan terhadap tersangka WS itu sendiri, kata dia, dilakukan oleh tim gabungan Polsek Padang Ulak Tanding pada Jumat malam (18/7) sekitar pukul 20.00 WIB di kediamannya tanpa perlawanan.
Menurut dia, pengungkapan kasus pencurian armada Damkar Pemkab Rejang Lebong ini dilakukan pihaknya setelah melakukan koordinasi lintas wilayah antara Polres Rejang Lebong dan Polres Kota Lubuklinggau, sebagai bentuk sinergitas antar satuan kewilayahan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sejauh ini untuk tersangka WS, tambah dia, masih dalam pemeriksaan petugas penyidik Polsek Padang Ulak Tanding (PUT), dan mengimbau tersangka lainnya yang belum tertangkap guna menyerahkan diri.
Sebelumnya, kasus pencurian armada Damkar Rejang Lebong ini terjadi pada Senin (9/6), sekitar pukul 02.45 WIB. Armada damkar Pemkab Rejang Lebong yang hilang ini merek Toyota Dyna nomor polisi BD 8041 KY, selama ini ditempatkan di Pos Damkar Kecamatan Binduriang.
Armada damkar yang dilaporkan hilang ini kemudian ditemukan di Desa Batu Gajah, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumsel, Senin (9/6), sekitar pukul 23.00 WIB.
Armada ini ditemukan di depan rumah warga setempat karena kehabisan BBM dan ditinggalkan oleh dua terduga pelakunya, dan lantas dilaporkan warga ke Polres Musi Rawas Utara yang selanjutnya memberitahukannya ke jajaran Polsek PUT Polres Rejang Lebong.
