Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, meluncurkan Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) dengan sasaran 156 desa dan kelurahan di wilayah itu.
"Program Bunga Desa ini menjadi sarana pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat. Saya ingin mendengar aspirasi warga tanpa perantara, sekaligus memastikan layanan publik lebih dekat ke desa," kata Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri saat meluncurkan Program Bunga Desa di Desa Air Bening, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Selasa.
Dia menjelaskan Program Bunga Desa tersebut menjadi sarana pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat, sehingga bisa mendengar aspirasi masyarakat secara langsung serta memberikan solusi lebih cepat.
Menurut dia, selama ini komunikasi dirinya selaku kepala daerah dengan masyarakat telah dilakukan melalui layanan WhatsApp (WA) pribadinya yang aktif selama 24 jam.
"Laporan masyarakat yang disampaikan nomor WA langsung saya baca dan respon. Akan tetapi dengan adanya Program Bunga Desa ini semua OPD juga ikut serta sehingga bisa langsung menangani permasalahan yang ada di masyarakat," ucapnya.
Dalam kegiatan perdana yang dilaksanakan Pemkab Rejang Lebong ini, tambah dia, berbagai permasalahan disampaikan warga secara langsung, seperti kebutuhan sarana prasarana, pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga pengelolaan sampah.
Pelaksanaan Program Bunga Desa itu, lanjut dia, ditargetkan bisa terlaksana di 156 desa dan kelurahan dalam 15 kecamatan. Program ini dinilainya efektif dapat menyerap serta mempererat silaturahmi dengan masyarakat desa/kelurahan.
Kepala Desa Air Bening Nusa Jaya Saputra menyampaikan apresiasi karena desanya dipilih sebagai lokasi perdana pelaksanaan Program Bunga Desa dan berharap program ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
Pada peluncuran Program Bunga Desa yang digulirkan Pemkab Rejang Lebong ini, selain dilakukan diskusi antara bupati dengan warga, juga diisi dengan pemberian santunan dan layanan langsung dari berbagai OPD dan Baznas.
