Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menggulirkan program bedah rumah bagi warga tidak mampu atau miskin yang tersebar di 15 kecamatan di wilayah itu.
"Saat ini sudah ada enam unit rumah warga tidak mampu yang tidak layak huni mendapat bantuan program bedah rumah tahun 2026. Untuk tahun ini targetnya sebanyak 15 unit rumah atau satu kecamatan satu unit," kata Kepala Baznas Kabupaten Rejang Lebong A Supani di Rejang Lebong, Rabu.
Dia menjelaskan, warga tidak mampu yang menerima bantuan program bedah rumah tersebut terlebih dahulu disurvei oleh pihaknya bersama dengan perangkat desa/kelurahan, sehingga akan dinilai apakah layak atau tidak, serta bisa mendapatkan bantuan bedah rumah atau rehab ringan.
"Kebanyakan yang mendapat bantuan ini berupa bedah rumah, di mana bantuan yang diberikan senilai Rp20 juta. Bantuan disalurkan dalam bentuk material bangunan senilai Rp17,5 juta dan Rp2,5 juta dalam bentuk uang untuk upah tukang," terangnya.
Pada penyaluran material bangunan itu sendiri, tambah dia, toko material bangunan yang ditunjuk telah dilakukan MoU atau kerja sama dan mendapat SK penunjukan dari Baznas Rejang Lebong.
Dalam program bedah rumah itu sendiri mereka harapkan para penerima bantuan menyiapkan dana talangan, karena rumah yang dibangun ukuran 4x6 meter ini bisa memakan dana lebih dari Rp50 juta.
"Kita serahkan kepada kepala desa atau lurah masing-masing, jika warga yang menerima bantuan ini tidak memiliki dana maka bisa dilakukan gotong royong, karena sifat bantuan ini ialah dana stimulan. Takutnya kalau hanya mengandalkan dana bantuan Baznas nantinya rumah itu tidak selesai sehingga tidak bisa ditempati," tegasnya.
Menurut dia, selain menyiapkan program bantuan bedah rumah Baznas Rejang Lebong juga mempunyai program prioritas lainnya yakni Baznas sehat atau bantuan biaya pengobatan orang yang sakit, Baznas peduli bencana, Baznas sejahtera berupa bantuan kepada UMKM, Baznas cerdas berupa beasiswa anak sekolah serta mahasiswa tidak mampu.
Dia berharap kalangan masyarakat Rejang Lebong bisa menyalurkan zakat, infaq dan sedekah melalui Baznas setempat sehingga nantinya bisa disalurkan kepada warga yang berhak menerimanya melalui berbagai program yang telah disiapkan.
