"Sekarang tahap sosialisasi terkait kewajiban yang harus dipenuhi oleh calon penerima program ini," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Arif Isnawan di Mukomuko, Jumat.
Dinas Pertanian setempat tahun ini mengusulkan calon penerima dan calon lokasi lahan perkebunan kelapa sawit seluas 3.000 hektare yang diusulkan mendapat program peremajaan sawit.
Luas lahan perkebunan kelapa sawit yang diusulkan mendapat program ini melebihi dari target yang ditetapkan seluas 1.800 hektare.
Ia menyatakan, instansinya membagi lokasi sosialisasi program peremajaan kebun kelapa sawit tidak produktif di daerah itu menjadi tiga rayon. Setiap rayon ini terdiri dari lima kecamatan.
Ia mengatakan, peserta program ini harus tahu bagaimana dan kapan kegiatan ini berjalan. Selain itu bantuan dana yang akan diterima setiap kelompok tani setempat.
Selain sosialisasi, ia mengatakan, petigas Perkebunan setempat melakukan verifikasi untuk memastikan luas lahan perkebunan kelapa sawit yang diusulkan mendapat program ini.
Ia menyatakan, instansinya menggunakan GPS untuk mengukur luas lahan perkebunan kelapa sawit yang diusulkan mendapat program ini.
"Kita ingin memastikan luas lahan yang diusulkan sesuai dengan fakta di lapangan," ujarnya.
Pewarta: Ferri AriantoUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.