Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu pada musim tanam pertama Januari-Maret 2026 menargetkan menanam padi pada lahan dengan 3.400 hektare (ha) di dua sentra tanaman padi sawah dan di daerah ini.
"Sekarang ini khususnya pertanian di daerah irigasi baik Air Manjuto Kiri maupun kanan dan Selagan melaksanakan olah tanah, olah lahan, dan penyiapan benih untuk selanjutnya segera dilaksanakan penanaman padi," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Hari Mastaman di Mukomuko, Senin.
Di Kabupaten Mukomuko terdapat dua wilayah yang menjadi sentra sawah, yakni Daerah Irigasi Air Manjuto meliputi sayap kanan dan kiri sekitar 2.600 ha dan Irigasi Selagan sekitar 1.200 ha.
Daerah Irigasi Air Manjuto yang terdiri atas sayap kanan dan sayap kiri tersebut berada di sejumlah kecamatan, yakni Kecamatan V Koto, Kecamatan Air Manjuto, Kecamatan Lubuk Pinang, dan Kecamatan XIV Koto.
Sedangkan Daerah Irigasi Selagan berada di Kecamatan Selagan Raya yang berada sejauh sekitar 30 kilometer dari pusat pemerintah kabupaten ini.
Selain dua sentra padi sawah di daerah ini, kata dia, ada juga kecamatan lain yang menghasilkan padi seperti Kecamatan Ipuh dan Kecamatan Malin Deman.
Di kecamatan lain daerah ini meskipun masih lahan persawahannya masih tadah hujan turut memberikan kontribusi dalam peningkatan produksi padi di daerah yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat.
Dia berharap, ke depan semakin banyak wilayah yang menjadi pemasok dalam peningkatan produksi beras di daerah yang berada sejauh 275 kilometer sebelah utara Kota Bengkulu.
Terkait cuaca musim panas melanda daerah ini, dia mengatakan dua sentra sawah di daerah ini berada dalam kawasan irigasi teknis sehingga persediaan air mencukupi untuk pengairan sawah.
