Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, memastikan daging dari ternak sapi dan kerbau yang dijual oleh pedagang menjelang bulan Ramadhan 1447 Hijriah dalam kondisi segar dan layak untuk dikonsumsi.
"Kami sudah cek daging yang dijual pedagang menjelang Ramadhan di Mukomuko ini supaya masyarakat yang mengkonsumsi daging tidak lagi was-was memakan daging," Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko ,Yeni Misra saat dihubungi dari Bengkulu, Selasa.
Dia mengatakan, petugas peternakan dan kesehatan hewan melakukan pengecekan untuk memastikan kualitas daging serta layak dan tidak layaknya daging dikonsumsi oleh masyarakat.
Dia menyebutkan, misalnya ada warna biru pada daging itu tidak boleh dijual kepada masyarakat karena daging warna itu tidak berkualitas dan tidak layak dikonsumsi.
Selain itu, kata dia pula, pengecekan daging untuk memastikan penyembelihan sesuai syariat Islam, yakni aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).
Dia mengatakan, karena pengecekan daging ternak sapi dan kerbau yang dilakukan oleh dinas ini sejak seminggu terakhir ini lebih kepada kualitas daging dan sesuai ASUH.
Selain itu, kebutuhan daging ternak sapi dan kerbau untuk masyarakat di Kabupaten Mukomuko aman atau mencukupi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan.
Untuk daging ayam, kata dia, daerah ini mengimpor dari luar daerah, tetapi jumlahnya saat ini mencukupi untuk kebutuhan masyarakat di daerah yang berbatasan Bengkulu dengan Sumatera Barat.
Sedangkan harga jual daging ternak sapi dan kerbau yang dijual oleh pedagang dadakan dan di pasar tradisional daerah ini berkisar Rp130.000 hingga Rp170.000 per kilogram.
"Harga daging sapi dan kerbau naik jelang Ramadhan ini karena kesempatan pedagang mencari rezeki berlebih," demikian Yeni.
