Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mendapat tambahan 10 unit alat mesin pertanian atau alsintan jenis crowler untuk mengejar target luas tambah tanam (LTT) yang ditargetkan Kementerian Pertanian seluas 1.569 ha pada 2025.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Fitriani Ilyas saat dihubungi dari Mukomuko, Rabu, mengatakan, tambahan sebanyak 10 unit crowler untuk daerah ini masih dari Kementerian Pertanian RI dan fungsinya sama dengan bantuan 12 traktor roda empat untuk pengolahan lahan pertanian.
"Bantuan ini untuk ketahanan pangan dan untuk mengejar target LTT yang ditargetkan Kementan RI untuk daerah ini," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pertanian masih dalam tahun ini mendapat bantuan sebanyak 12 unit traktor roda empat dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Bengkulu.
Sedangkan sebanyak 10 kelompok tani yang akan menerima bantuan alat mesin pertanian tersebut sesuai dengan hasil verifikasi tim Dinas Pertanian Mukomuko.
"Sudah banyak proposal usulan bantuan alat mesin pertanian dari kelompok tani, selanjutnya tim yang melakukan verifikasi untuk memastikan kelompok tani yang menerimanya," ujarnya.
Sedangkan pembagian alat mesin pertanian ini, kalau dari dinas ini ingin secepatnya membagikan bantuan tersebut karena berdasarkan perintah dari Kementan, alat itu jangan terlalu lama disimpan.
Menurut dia, kalau seminggu saja alat mesin pertanian tersebut tidak digunakan dan disimpan atau tidak bergerak berapa banyak kerugian petani mengolah lahan pertaniannya.
Sekarang ini, tergantung tim melakukan verifikasi kelompok tani untuk diusulkan sebagai calon penerima bantuan alat mesin pertanian tersebut.
Sementara itu, ia yakin bantuan alat mesin pertanian dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia dapat mempercepat target luas tambah tanam pada musim tanam 2025 di daerah ini.
